PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Peudada pada Selasa malam (31/03/2026), menyebabkan lingkungan MIN 15 Bireuen terendam banjir. Akibatnya, aktivitas belajar mengajar para siswa terganggu karena air masuk ke dalam ruang kelas.
Tim Patrolisergapnews.com yang turun langsung ke lokasi di Desa Meunasah Baroh pada Rabu (01/04/2026) mendapati para siswa sedang bahu-membahu membersihkan ruang kelas mereka. Setidaknya ada tiga ruang kelas yang terendam air dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter.
Salah seorang siswa menuturkan bahwa kondisi ini selalu berulang setiap kali hujan deras turun. Hal ini disebabkan oleh buruknya sistem drainase yang membuat air tidak dapat mengalir ke saluran pembuangan.
“Sekolah kami terendam sejak semalam, Pak. Ada tiga lokal yang kemasukan air. Pagi ini kami harus bersih-bersih dan mengepel dulu supaya bisa belajar. Kalau tidak dikeringkan, celana dan sepatu kami basah semua.
Kami tidak nyaman belajar kalau begini terus,” ungkap siswa tersebut kepada awak media.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi bangunan sekolah yang cukup memprihatinkan.
Selain terendam air, bagian plafon dan dinding sekolah tampak mulai rusak. Meja dan kursi belajar pun seringkali terdampak luapan air.
Pihak sekolah dan para siswa sangat berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bireuen maupun Pemerintah Provinsi Aceh.
Mereka memohon agar sarana pendidikan di MIN 15 Bireuen segera diperbaiki dan sistem pembuangan air dibenahi agar proses belajar mengajar tidak lagi terhambat saat musim hujan tiba.
Zulfikar : patrolisergapnews.com






