PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – Menjelang tradisi Meugang yang menjadi momen penting bagi masyarakat Aceh, aktivitas penjualan daging sapi mulai terlihat ramai di berbagai wilayah. Salah satunya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, di mana seorang pedagang lokal, Yusri Hasan, mulai menjajakan daging sapi segar dengan harga terjangkau kepada masyarakat, Kamis (19/3/2026) malam.
Yusri Hasan terlihat membuka lapak penjualan tepat di depan tokonya yang dikenal dengan nama Kancan Kopi, yang berada di pinggir jalan lintas nasional Medan–Banda Aceh. Lokasi strategis tersebut memudahkan masyarakat yang melintas untuk singgah dan membeli daging sapi segar guna memenuhi kebutuhan Meugang.
Saat ditemui oleh tim media Patrolisergapnews.com, Yusri Hasan menyampaikan bahwa dirinya sengaja mulai berjualan sejak malam hari untuk mengantisipasi lonjakan pembeli menjelang hari raya. Ia juga memastikan bahwa daging yang dijual merupakan hasil penyembelihan langsung yang dilakukan di lokasi, sehingga terjamin kesegarannya.
“Harga yang saya tawarkan Rp180 ribu per kilogram. Saya berharap ini bisa membantu masyarakat mendapatkan daging dengan harga yang masih terjangkau,” ujar Yusri Hasan kepada awak media. Ia juga menambahkan bahwa dirinya mengutamakan kualitas daging agar pelanggan merasa puas.
Tradisi Meugang sendiri merupakan budaya khas masyarakat Aceh yang identik dengan membeli dan mengonsumsi daging menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Ramadan dan Idul Fitri. Oleh karena itu, permintaan daging sapi biasanya meningkat tajam, bahkan sering kali menyebabkan kenaikan harga di pasaran.
Namun demikian, harga yang ditawarkan Yusri Hasan dinilai cukup kompetitif dibandingkan harga pasar pada umumnya. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Kecamatan Peudada yang ingin mendapatkan daging berkualitas dengan harga yang relatif stabil.
Antusiasme masyarakat pun mulai terlihat sejak malam hari. Sejumlah warga tampak berdatangan untuk membeli daging, baik dalam jumlah kecil maupun besar. Beberapa di antaranya mengaku senang karena tidak perlu jauh-jauh mencari daging, serta merasa terbantu dengan harga yang ditawarkan.
Yusri Hasan pun mengimbau kepada masyarakat agar segera datang dan membeli sebelum stok yang tersedia habis. Dengan tingginya permintaan menjelang Meugang, ia memperkirakan daging yang dijualnya akan cepat terjual dalam waktu singkat. Ia berharap usahanya ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga tradisi yang telah turun-temurun di Aceh.
(Zulfikar / Patrolisergapnews.com)







