Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Desa Geudumbak Terbakar, Masyarakat Seruhkan Perhatian Besar BNPB dan Pemerintah

PATROLISERGAPNEWS.COM – ACEH UTARA – Api memeluk hebat tumpukan kayu yang terbawa derasnya air banjir pada November 2025 di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, menjelang senja Kamis (26/03/2026). Kejadian ini menjadi pukulan baru bagi masyarakat yang masih berjuang bangkit dari luka bencana, setelah sebelumnya pada 13-14 Februari 2026, tumpukan kayu yang sama pernah terbakar akibat kemarau yang menyengat dan lingkungan yang tandus.

Pada kejadian kali ini, sumber kebakaran masih menjadi misteri yang belum terpecahkan – belum dapat dipastikan apakah api menyala secara tidak sengaja atau ada tangan yang sengaja membakarnya. Di tengah kegelisahan masyarakat, muncul dugaan bahwa kebakaran ini merupakan bentuk ekspresi kemarahan mendalam terhadap BNPB dan pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang dianggap telah mengabaikan penderitaan rakyat. Namun hingga kini, tidak ada bukti konkrit yang dapat memperkuat dugaan tersebut.

Dengan semangat yang teguh namun hati yang penuh luka, masyarakat Langkahan mengeluarkan suara yang bulat: mereka menuntut agar BNPB dan pemerintah tidak lagi melihat sebelah mata kondisi mereka yang terpuruk. Ribuan jiwa yang kehilangan rumah akibat banjir masih menghadapi masa depan yang kelam – tenda pengungsian yang menjadi tempat perlindungan telah dipaksa dibongkar, padahal hunian yang rusak akibat bencana masih banyak belum tersentuh tangan perbaikan.

Kenapa tenda pengungsian dibongkar kalau bukan perintah dari pihak BNPB? Bagaimana mungkin kita sendiri yang mau merobohkan tempat perlindungan kita?” ujar salah seorang warga dengan nada yang penuh keyakinan akan keadilan.

Sebelumnya, pada Desember 2025, wilayah Langkahan juga sempat berguncang akibat pembakaran kendaraan yang diduga mengangkut bantuan. Meskipun kemudian diklarifikasi bahwa kendaraan bukan milik BNPB dan terjadi kesalahpahaman dalam distribusi, kejadian itu telah menyisakan bekas luka dalam hati masyarakat yang merasa terus ditinggalkan dalam kesulitan.

Sekarang, dengan kebakaran yang kembali menghantui, harapan masyarakat semakin menggebu – mereka berharap akan datangnya cahaya perhatian yang sesungguhnya dari pihak berwenang, agar bencana tidak hanya meninggalkan reruntuhan fisik, namun juga membawa harapan baru bagi kehidupan yang lebih baik dan bermartabat.

Zulfikar : patrolisergapnews.com

Share Berita:
  • Related Posts

    Merasa Diabaikan, Ketua PAC Gerindra Peudada Minta Kepedulian Partai Pasca Musibah Banjir

    minimnya empati dari para pimpinan partai, termasuk anggota DPR-RI dari Fraksi Gerindra, Ir. H. TA Khalid, MM.

    Share Berita:

    Lanjutkan
    Mempererat Silaturahmi, Sejumlah Geuchik di Peudada Kunjungi Kediaman Camat Erry Seprinaldi

    kunjungan silaturahmi Idulfitri 1447 H ke kediaman Camat Peudada, Erry Seprinaldi, S.STP., S.Sos., M.Si.,

    Share Berita:

    Lanjutkan

    Tinggalkan Balasan

    Anda Melewatkan

    Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Aktif Dampingi Petani Desa Binaan

    Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Aktif Dampingi Petani Desa Binaan

    Merasa Diabaikan, Ketua PAC Gerindra Peudada Minta Kepedulian Partai Pasca Musibah Banjir

    Merasa Diabaikan, Ketua PAC Gerindra Peudada Minta Kepedulian Partai Pasca Musibah Banjir

    Ringankan Beban Korban Kebakaran, Ceulangiek dan Keuchik Noh Serahkan Bantuan di Cot Rabo Tunong

    Ringankan Beban Korban Kebakaran, Ceulangiek dan Keuchik Noh Serahkan Bantuan di Cot Rabo Tunong

    Sejumlah Pemudik Apresiasi Pelayanan dan Kesiapsiagaan Polda Jateng Selama Operasi Ketupat Candi 2026

    Sejumlah Pemudik Apresiasi Pelayanan dan Kesiapsiagaan Polda Jateng Selama Operasi Ketupat Candi 2026

    Hari Ketujuh Lebaran, Polisi Amankan Wisata Pantai Ujong Seuke yang Mulai Ramai Pengunjung

    Hari Ketujuh Lebaran, Polisi Amankan Wisata Pantai Ujong Seuke yang Mulai Ramai Pengunjung

    UNCLOS dan Selat Hormuz: Seruan untuk Menghormati Hukum Maritim

    UNCLOS dan Selat Hormuz: Seruan untuk Menghormati Hukum Maritim