Polemik Tambang Tradisional: Warga Galinggang Protes Kades Tampelas yang Diduga ‘Lapor Sepihak

PATROLISERGAPNEWS.COM – KATINGAN – Masyarakat Desa Galinggang menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap oknum Kepala Desa Desa Tampelas yang melaporkan kegiatan tambang emas tradisional di lokasi Bengkoi ke Polsek Tasik Payawan. Pelaporan tersebut dinilai tidak adil dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat Desa Galinggang.

Menurut warga, aktivitas tambang emas tradisional di Bengkoi telah menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat secara turun-temurun. Namun ironisnya, di saat kegiatan masyarakat Desa Galinggang dilaporkan, aktivitas tambang emas di wilayah Desa Tampelas yang diduga merusak Sungai Katingan justru tidak dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

“Yang kami sesalkan, mengapa usaha masyarakat di luar wilayah desanya yang diurus, sementara di depan mata ada kegiatan tambang di Desa Tampelas sendiri yang jelas-jelas berdampak pada kerusakan sungai,” ujar salah satu perwakilan masyarakat Desa Galinggang, Selasa (17/2/2026).

Masyarakat menilai tindakan oknum kepala desa tersebut telah mengganggu roda perekonomian warga Desa Galinggang. Mereka menegaskan bahwa jika ada upaya penertiban atau penutupan aktivitas tambang emas tradisional, maka pemerintah harus hadir dengan solusi konkret, termasuk penyediaan lapangan pekerjaan alternatif bagi masyarakat.

“Kami tidak menolak aturan, tetapi jangan pilih kasih. Jika mau menutup, berikan solusi dan pekerjaan. Jangan sampai masyarakat kehilangan mata pencaharian,” tegas warga lainnya.

Selain itu, masyarakat juga menekankan bahwa kegiatan tambang emas tradisional merupakan bagian dari warisan budaya dan mata pencaharian turun-temurun masyarakat Dayak setempat. Oleh karena itu, mereka berharap tidak ada diskriminasi dan perlakuan tidak adil terhadap usaha rakyat kecil.

Atas dasar itu, masyarakat Desa Galinggang meminta Bupati Kabupaten Katingan untuk turun tangan dan menindak tegas oknum Kepala Desa Tampelas yang dinilai telah melampaui kewenangannya serta menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

“Masyarakat berharap keadilan ditegakkan. Jangan mengganggu usaha warga Desa Galinggang, dan lebih baik oknum kades tersebut fokus mengurus serta membina usaha masyarakat di desanya sendiri,” pungkas perwakilan warga.

Iwansyah : patrolisergapnews.com

Share Berita:
  • Related Posts

    Toyota Land Cruiser Terbalik di Muara Dua, Diduga Hilang Kendali

    Estimasi kerugian materil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp10 juta.

    Share Berita:

    Lanjutkan
    Polisi Bekuk Pencuri Baterai Tower di Pakis Aji, Sejumlah Pelaku Berhasil Diamankan

    bahwa peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Sabtu (14/02/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Modus yang digunakan para pelaku adalah dengan melakukan survei lapangan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi sekitar tower dalam keadaan sepi.

    Share Berita:

    Lanjutkan

    Tinggalkan Balasan

    Anda Melewatkan

    Kapolres Lhokseumawe Buka Sosialisasi Perkap Nomor 1 Tahun 2023 tentang Naskah dan Tata Persuratan Dinas

    Kapolres Lhokseumawe Buka Sosialisasi Perkap Nomor 1 Tahun 2023 tentang Naskah dan Tata Persuratan Dinas

    Optimis Prabowo Pimpin Indonesia Dua Periode, Fachrul Razi: Elektabilitasnya Belum Terkalahkan

    Optimis Prabowo Pimpin Indonesia Dua Periode, Fachrul Razi: Elektabilitasnya Belum Terkalahkan

    Kurang Dari 7 Jam, Tim Opsnal Satreskrim Polres Lhokseumawe Tangkap Dua Pelaku Penyayatan Jok Motor di Islamic Center

    Kurang Dari 7 Jam, Tim Opsnal Satreskrim Polres Lhokseumawe Tangkap Dua Pelaku Penyayatan Jok Motor di Islamic Center

    Sinergi Pejuang Kedaulatan: Membedah Pertemuan Wilson Lalengke dengan Forum Kader Bela Negara

    Sinergi Pejuang Kedaulatan: Membedah Pertemuan Wilson Lalengke dengan Forum Kader Bela Negara

    Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor di Juli Paya Cut-Simpang Mulia

    Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor di Juli Paya Cut-Simpang Mulia

    Muswil I JATMA ASWAJA NTB Khidmat, Ustadz Mislahudin Resmi Terpilih Jadi Ketua

    Muswil I JATMA ASWAJA NTB Khidmat, Ustadz Mislahudin Resmi Terpilih Jadi Ketua