Program Jembatan Perintis Garuda Berlanjut, 16 Titik Dibangun di Wilayah Mataraman Jawa Timur

PATROLISERGAPNEWS.COM – Madiun – Mendapat antusias tinggi dari masyarakat, program Jembatan Perintis Garuda terus berlanjut di berbagai wilayah Indonesia. Pembangunan jembatan tersebut dinilai mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat, sekaligus memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Di wilayah Mataraman Jawa Timur, jajaran Korem 081/DSJ, sebanyak belasan jembatan tersebut saat ini tengah kembali dibangun.

“Program Jembatan Perintis Garuda di wilayah kami saat ini memasuki tahap III dan IV. Total ada 16 titik yang saat ini sedang kita bangun,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto dalam keterangan, Senin (13/4/2026).

Dari jumlah tersebut, enam titik berada di Tulungagung, Ponorogo dan Blitar masing-masing empat titik, serta Ngawi dan Trenggalek masing-masing satu titik.

Ia mengungkapkan, sejauh ini progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayahnya bervariasi.

“Capaian di setiap titik sejauh ini berbeda. Tertinggi di Blitar, rata-rata sudah di atas 40 persen, bahkan ada yang mencapai 50 persen,” ujarnya.

Ke depan, pembangunan jembatan ini diharapkannya dapat segera rampung supaya manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.

Kolonel Untoro menjelaskan, spesifikasi jembatan yang dibangun di wilayahnya terbagi menjadi tiga jenis, yakni jembatan gantung, jembatan kabel pancang, dan jembatan beton.

Menurutnya, pemilihan spesifikasi tersebut disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing lokasi serta kebutuhan masyarakat setempat, sehingga jembatan yang dibangun dapat berfungsi optimal dan berkelanjutan.

Ulyasari: patrolisergapnews.com

Share Berita:

Related Posts

Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai transparansi pelayanan, mekanisme pembatalan laporan, pengawasan internal, dan tanggung jawab manajemen terhadap hak-hak pelanggan.

Share Berita:

Lanjutkan
Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

Selain itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memiliki kewajiban hukum untuk melakukan tindakan preventif demi melindungi warga dari ancaman bencana alam.

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

KPK Kirim Surat ke Panglima TNI terkait Keterlibatan Prajurit Aktif di Kasus Dugaan Korupsi BNPB

KPK Kirim Surat ke Panglima TNI terkait Keterlibatan Prajurit Aktif di Kasus Dugaan Korupsi BNPB

Polres Purworejo Gelar Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolsek, Kapolres Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan

Polres Purworejo Gelar Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolsek, Kapolres Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan

Polres Bireuen Gelar Donor Darah Sambut Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

Polres Bireuen Gelar Donor Darah Sambut Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

Polres Bireuen Gelar Ngopi Bersama Masyarakat, Dengarkan Aspirasi dan Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas.

Polres Bireuen Gelar Ngopi Bersama Masyarakat, Dengarkan Aspirasi dan Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas.

Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat