Lima Tahun Terbengkalai, Jalan Penghubung Krobokan – Juwangi Terancam Putus Total Akibat Longsor

PATROLISERGAPNEWS.COM – BOYOLALI – Akses transportasi di wilayah utara Kabupaten Boyolali kini berada dalam kondisi darurat. Jalan penghubung utama antara Desa Krobokan (Kecamatan Juwangi) menuju Dukuh Bodeh, Desa Guwo (Kecamatan Wonosegoro) terancam putus total akibat tanah longsor yang semakin parah.

Kronologi dan Kondisi Terkini
Bencana longsor ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Juwangi selama dua pekan terakhir. Kondisi tanah yang labil tidak mampu menahan debit air, menyebabkan amblasnya badan jalan di wilayah Dukuh Kedungpolo RT 12 RW 04, Desa Krobokan. Meski perangkat desa bersama masyarakat setempat telah berupaya membuat jalur darurat di sisi jalan yang rusak, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Tingginya tingkat kerusakan membuat jalur tetap tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga warga terancam terisolasi. Lima Tahun Tanpa Realisasi Perbaikan
Berdasarkan investigasi di lapangan, kerusakan jalan ini bukanlah persoalan baru. Kondisi amblasnya jalan dilaporkan telah terjadi selama kurang lebih lima tahun tanpa ada penanganan permanen dari pemerintah daerah.

Warga sangat menyayangkan lambatnya respons dari instansi terkait. Padahal, lokasi tersebut diketahui telah ditinjau langsung oleh Bupati Boyolali, Bapak Agus Irawan. Namun, hingga berita ini diturunkan, janji perbaikan belum juga terealisasi.

“Kejadian ini sudah berlangsung sekitar lima tahun. Pak Bupati Agus Irawan juga sudah pernah survei langsung ke sini, tapi sampai sekarang belum ada realisasi perbaikan sama sekali,” ujar salah satu warga kepada tim media Patrolisergapnews.com (16/04/2026).

Dampak Sosial dan Ekonomi
Hasil pantauan tim media Patrolisergapnews.com mengonfirmasi bahwa jalur ini merupakan urat nadi bagi warga Desa Krobokan untuk menuju pusat Kecamatan Juwangi maupun wilayah sekitarnya.

Kerusakan parah ini berdampak langsung pada:
Sektor Ekonomi: Terhambatnya distribusi hasil bumi dan logistik warga.

Sektor Pendidikan: Sulitnya akses bagi pelajar yang harus melintasi jalur tersebut.
Sektor Kesehatan: Kendala besar bagi warga yang membutuhkan penanganan medis darurat di pusat kecamatan.

Harapan Masyarakat
Warga Desa Krobokan mendesak Pemerintah Kabupaten Boyolali maupun Pemerintah Pusat untuk segera mengambil langkah nyata.

Mereka menuntut adanya perbaikan permanen sebelum jalur benar-benar terputus sepenuhnya atau memakan korban jiwa.

Laporan ini disampaikan sebagai bentuk fungsi kontrol sosial, dengan harapan segera mendapat perhatian serius dari pihak-pihak terkait demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Laporan: Renjes (Kaperwil Jateng) Media: patrolisergapnews.com

Share Berita:

Related Posts

DISABILITAS DIANGGAP TAK ADA: KETUA PPDI Kecewa, Walk Out, Sebut Pemerintah Cuma Pamer Angka Manis Doang

Ini adalah cara licik untuk membalas dendam! Kami diundang bukan untuk didengar aspirasinya, tapi untuk dibungkam dan dipermalukan di depan umum

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Tingkatkan Profesionalisme, Polres Lhokseumawe Gelar Pelatihan Bhabinkamtibmas dan Operator Binmas

Tingkatkan Profesionalisme, Polres Lhokseumawe Gelar Pelatihan Bhabinkamtibmas dan Operator Binmas

Lima Tahun Terbengkalai, Jalan Penghubung Krobokan – Juwangi Terancam Putus Total Akibat Longsor

Lima Tahun Terbengkalai, Jalan Penghubung Krobokan – Juwangi Terancam Putus Total Akibat Longsor

Rokok Ilegal dan Cukai Palsu Marak, Pengawasan Bea Cukai Dipertanyakan

Rokok Ilegal dan Cukai Palsu Marak, Pengawasan Bea Cukai Dipertanyakan

Peringati HBP Ke 62,Lapas Banda Aceh Berbagi Sembako Kepada Keluarga WBP Kurang Mampu.

Peringati HBP Ke 62,Lapas Banda Aceh Berbagi Sembako Kepada Keluarga WBP Kurang Mampu.

Polda Jatim Lakukan Uji Laboratoris Terkait Temuan Diduga Narkotika 27,83 Kg di Pesisir Giligenting Sumenep

Polda Jatim Lakukan Uji Laboratoris Terkait Temuan Diduga Narkotika 27,83 Kg di Pesisir Giligenting Sumenep

Satgas Yonif 763/SBA Berikan Pelayanan Kesehatan di Sekitar Pos Konja

Satgas Yonif 763/SBA Berikan Pelayanan Kesehatan di Sekitar Pos Konja