PATROLISERGAPNEWS.COM – Semarang – Di tengah kerasnya perjuangan hidup, seorang janda lanjut usia di Kota Semarang tetap berusaha mandiri demi menyambung kehidupan sehari-hari. Dengan hanya mengandalkan usaha laundry sederhana yang dikelolanya seorang diri, perempuan lansia tersebut menggantungkan harapan untuk memenuhi kebutuhan makan dan membayar biaya kontrakan tempat tinggalnya.
Usaha laundry yang berada di kawasan Jalan Karangingas raya Rt3 Rw16 Parmi ( Pariyem) , Semarang, menjadi satu-satunya sumber penghasilan bagi dirinya.
Meski usia sudah tidak muda lagi dan hidup sebatang kara tanpa pendamping, semangatnya untuk bekerja tak pernah padam.
Setiap hari, ia dengan sabar menerima cucian pelanggan, mencuci, menjemur, hingga menyetrika pakaian dengan tenaga sendiri.
Penghasilan yang diperoleh dari jasa laundry itulah yang digunakan untuk bertahan hidup.
Namun, seiring semakin ketatnya persaingan usaha dan kondisi ekonomi yang tidak menentu, jumlah pelanggan yang datang tidak selalu ramai. Padahal, setiap lembar pakaian yang dipercayakan pelanggan kepadanya menjadi harapan agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi.
“Dari laundry inilah beliau berharap bisa makan dan membayar kontrakan. Tidak ada penghasilan lain, semuanya dikerjakan sendiri,” ujar salah seorang warga yang mengetahui perjuangan sang janda lansia Ke Tim Patrolisergapnews.com ini.
Keberadaan usaha kecil tersebut menjadi bukti bahwa semangat bekerja dan kemandirian masih terus dijaga meski di usia senja. Banyak warga berharap masyarakat sekitar maupun masyarakat Kota Semarang dapat ikut membantu dengan mempercayakan cucian mereka kepada usaha laundry milik janda lansia tersebut.
Lokasinya cukup mudah dijangkau. Dari arah Trowongan Karangin Gas, setelah melewati perempatan, pengendara dapat belok ke arah Keri menuju Jalan Dempel Lor Raya, Semarang. Tepat di depan warung Nasi Goreng “99” ABAHE, masuk gang pertama kemudian belok kanan sekitar 20 meter, lokasi laundry berada di depan.
Bantuan tidak selalu harus berupa materi. Dengan menjadi pelanggan dan mempercayakan cucian kepada usaha kecil milik janda lansia tersebut, masyarakat sudah turut membantu mempertahankan sumber penghidupannya.
Di tengah kehidupan yang serba sulit, secercah kepedulian dari sesama dapat menjadi harapan besar bagi mereka yang sedang berjuang. Semoga semakin banyak tangan-tangan baik yang tergerak, sehingga janda lansia yang hidup sebatang kara ini tetap dapat menjalani hari-harinya dengan tenang dan penuh harapan.
Sumber: Arifin patrolisergapnews.com
Editor: ulyasari







