PATROLISERGAPNEWS.COM – PRAYA TIMUR, LOMBOK TENGAH – Kelompok Tani (Poktan) Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, mulai menyalurkan bantuan pupuk NPK Ningrat dari Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah pada Rabu (22/4/2026). Penyaluran ini bertujuan untuk mendukung produktivitas petani pada Musim Tanam (MT) II tahun 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Kantor Desa Semoyang tersebut dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Proses distribusi berlangsung tertib dengan menerapkan sistem antrean dan verifikasi data berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Para petani diwajibkan membawa kartu anggota kelompok tani dan fotokopi KTP sebagai syarat pengambilan. Distribusi Transparan dan Tepat Sasaran Ketua Pengurus Lengkap (PL) Poktan Semoyang, Marlan, menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai 12.560 unit (sak) pupuk.
“Bantuan ini merupakan alokasi dari Dinas Pertanian untuk mencakup luas lahan sekitar 802 hektare di Desa Semoyang. Kami memastikan distribusi ini sampai langsung ke tangan petani yang berhak sesuai data RDKK,” ujar Marlan.
Guna menjamin transparansi, penyaluran ini diawasi langsung oleh Kepala Dusun Batu Galang Daye, Supriadi. Ia menegaskan bahwa pengawasan ketat dilakukan untuk mencegah terjadinya penyimpangan di lapangan.
“Kami mengecek setiap penerima satu per satu, mencocokkan nama dengan luasan lahan yang dikelola.
Saya imbau petani agar segera mengaplikasikan pupuk ini sesuai dosis dan tidak memperjualbelikannya, demi menjaga ketahanan pangan di desa kita,” tegas Supriadi.
Dukungan Teknis dan Harapan Petani
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Praya Timur yang hadir di lokasi menjelaskan keunggulan NPK Ningrat sebagai pupuk majemuk dengan kandungan Nitrogen, Fosfor, dan Kalium yang seimbang.
Pupuk ini dinilai sangat cocok untuk komoditas utama di Semoyang seperti padi, jagung, tembakau, dan hortikultura.
Penggunaan dengan takaran tepat diprediksi mampu meningkatkan hasil panen sebesar 15 hingga 20 persen.
Yuda, salah satu petani dari Dusun Batu Gulung, mengaku sangat terbantu dengan program ini.
“Harga pupuk non-subsidi di pasaran saat ini cukup tinggi, bisa mencapai Rp200 ribu per sak. Bantuan ini sangat meringankan biaya produksi kami, apalagi sekarang sudah masuk masa tanam,” ungkapnya.
Komitmen Dinas Pertanian dan Monitoring Lanjutan Secara terpisah, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Lombok Tengah menyatakan bahwa pendistribusian pupuk subsidi sedang digencarkan di seluruh kecamatan. Pihaknya menjalankan prinsip “6 Tepat”, yaitu tepat jenis, jumlah, waktu, tempat, mutu, dan sasaran. Tim monitoring juga diturunkan secara acak untuk melakukan pengawasan di lapangan.
Menanggapi hal ini, TIM Patrolisergapnews.com Praya Timur turut memberikan apresiasi. Mereka menilai bantuan pupuk gratis ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah yang disambut antusias oleh masyarakat tani di wilayah tersebut.
Sebagai tindak lanjut, setelah penyaluran rampung, pemerintah desa dan Poktan berencana mengadakan Sekolah Lapang untuk pengendalian hama terpadu. Poktan Semoyang berkomitmen menyerahkan laporan pertanggungjawaban distribusi kepada Dinas Pertanian maksimal satu pekan setelah kegiatan berakhir.
Laporan: Nurman Andi
Catatan Redaksi: Hingga berita ini diturunkan, proses pembagian masih berlangsung secara kondusif dan dilakukan bertahap per dusun untuk menghindari kerumunan.
Nurman Andi: patrolisergapnews.com







