BIREUEN – PATROLISERGAPNEWS.COM – Pemerintah Gampong Paya Beunot, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, menggelar kegiatan Rembuk Stunting sebagai langkah nyata pencegahan stunting secara terintegrasi. Kegiatan yang berlangsung di Meunasah Gampong Paya Beunot ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.
Acara tersebut dihadiri oleh Kapolsek Peudada IPTU Supratman, S.H., Danramil 04/Peudada, Kepala UPTD KB, serta Kepala Puskesmas Peudada. Turut hadir pula pendamping desa, bidan desa, kader Posyandu, TP-PKK Gampong, Kader Pembangunan Manusia (KPM), perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam menekan angka stunting. Pada tahun 2025, Pemerintah Gampong berkomitmen penuh mendukung program pencegahan stunting demi memastikan anak-anak tumbuh sehat dan cerdas sebagai generasi penerus bangsa.
Rembuk stunting ini menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, di antaranya:
Identifikasi balita yang berisiko stunting.
Penyusunan rencana intervensi gizi yang tepat sasaran.
Penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting oleh seluruh unsur terkait.
Setelah agenda rembuk selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Gampong (Musrenbang) untuk tahun anggaran 2026. Dalam forum tersebut, masyarakat bersama pemerintah desa menyusun prioritas program pembangunan yang mencakup sektor infrastruktur, pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Gampong Paya Beunot menegaskan komitmennya dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas menuju masa depan yang lebih baik.
patrolisergapnews.com
Laporan: Zulfikar






