Banjir Luapan Sungai Peudada Rendam Sejumlah Desa di Bireuen, Jalur Lintas Sumatera Sempat Macet

PATROLISERGAPNEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bireuen pada Rabu (24/12/2025) malam mengakibatkan Sungai Peudada meluap. Luapan air merendam sejumlah gampong (desa) di Kecamatan Peudada dan sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalan nasional Medan-Banda Aceh. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, bersama Kapolsek Peudada, Iptu Supratman, dan Camat Peudada, Erry Seprinaldi, S.STP, S.Sos, M.Si, langsung turun ke lokasi untuk memantau kondisi warga dan titik-titik banjir.

Banjir mulai menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 19.00 WIB dan baru mulai surut perlahan pada pukul 00.20 WIB dini hari. Setidaknya ada lima gampong yang terdampak cukup parah, yakni:

Gampong meunasah Rabo (Arabungong)
Gampong Neubok Naleung
Gampong Meunasah Baroh
Gampong Pulo
Gampong Meunasah Tambo

Ancaman Kayu Gelondongan dan Macet Panjang
Selain merendam rumah warga, aliran sungai yang deras turut membawa material kayu gelondongan dalam jumlah besar. Kondisi ini dikhawatirkan dapat merusak struktur jembatan kembar yang merupakan jalur vital penghubung lintas negara.

Di kawasan Gampong Pulo, air meluap hingga ke badan jalan raya Medan-Banda Aceh dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter. Akibatnya, kendaraan dari arah Banda Aceh menuju Medan maupun sebaliknya sempat mengalami kemacetan panjang. Luapan air terpantau menggenangi area mulai dari Simpang PPI Peudada, depan Meunasah Pulo, hingga ke area depan Kantor Danramil dan Polsek
Peudada.

Kondisi Terkini
Bupati Bireuen, H. Mukhlis, menyatakan bahwa air meluap melalui bagian belakang Desa Meunasah Baroh dan Desa Pulo sebelum menggenangi jalan raya.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Warga yang sempat panik kini mulai membersihkan rumah seiring surutnya air. Kami tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi banjir kiriman jika intensitas hujan kembali meningkat,” ujar H. Mukhlis di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian dari Polsek Peudada dan unsur terkait masih bersiaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas guna memastikan kelancaran transportasi di jalur lintas Sumatera tersebut.

Zulfikar patrolisergapnews.com

Share Berita:

Related Posts

Miris, Gedung SDN 4 Peudada Bireuen Rusak Parah, Siswa dan Guru Cemas Tertimpa Plafon

Berdasarkan pantauan Tim patrolisergapnews.com di lokasi kerusakan terlihat pada beberapa ruang kelas. Meski dari luar kusen jendela tampak masih utuh

Share Berita:

Lanjutkan
Satgas PRR dan BNPB Tinjau Langsung Percepatan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Timur dan Aceh Utara

Pembangunan jembatan bailey di Desa Sawang adalah kebutuhan mutlak untuk membuka isolasi warga dan akses anak sekolah

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Miris, Gedung SDN 4 Peudada Bireuen Rusak Parah, Siswa dan Guru Cemas Tertimpa Plafon

Miris, Gedung SDN 4 Peudada Bireuen Rusak Parah, Siswa dan Guru Cemas Tertimpa Plafon

Satgas PRR dan BNPB Tinjau Langsung Percepatan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Timur dan Aceh Utara

Satgas PRR dan BNPB Tinjau Langsung Percepatan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Timur dan Aceh Utara

Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi

Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi

Polres Pidie Gotong Royong Bersihkan Jalan Terdampak Banjir di Gampong Baro Yaman

Polres Pidie Gotong Royong Bersihkan Jalan Terdampak Banjir di Gampong Baro Yaman

Sudah Dibayar dan Ditempati Belasan Tahun, Tanah di Bergas Mendadak Diminta Kembali oleh Penjual

Sudah Dibayar dan Ditempati Belasan Tahun, Tanah di Bergas Mendadak Diminta Kembali oleh Penjual

PANAS! Syamsuri Lapor Balik H. SMDN ke Polda Kalteng, Dugaan Pengaduan Palsu dan Pencemaran Nama Baik Mengemuka

PANAS! Syamsuri Lapor Balik H. SMDN ke Polda Kalteng, Dugaan Pengaduan Palsu dan Pencemaran Nama Baik Mengemuka