Jembatan Nyaris Roboh dan Kedangkalan Sungai Ancam Warga: Normalisasi Mendesak di Enam Gampong

PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – Ancaman nyata kini membayangi warga di sepanjang aliran sungai yang melintasi Gampong Blang Bati, Keude Alue Rheng, Pulo Lawang, Seuneubok Paya Kec.Peudada dan Pulo Lawang serta Teupok Teunong Kec.Jeumpa. Jembatan penghubung antar desa beda kecamatan yang menjadi akses vital masyarakat dilaporkan dalam kondisi kritis dan hampir roboh.

Struktur jembatan terlihat rapuh. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin suatu hari akan ambruk dan memutus jalur alternatif warga untuk bekerja, ke sekolah, hingga mengangkut hasil pertanian. Warga menyebut, kondisi ini bukan lagi sekadar peringatan—tetapi sudah masuk kategori darurat.

Di sisi lain, sungai yang seharusnya menjadi jalur aliran air justru berubah menjadi ancaman. Pendangkalan terjadi hampir di sepanjang aliran. Dasar sungai dipenuhi sedimentasi dan ditumbuhi rumput liar. Aliran air tersendat. Setiap hujan deras turun, air dengan cepat meluap dan merendam rumah warga di bantaran.

“Air sekarang tidak lagi mengalir lancar. Sedikit hujan saja sudah meluap. Kami sangat khawatir,” ungkap seorang warga.
Tak hanya itu, abrasi sungai juga mulai menggerus sawah petani di beberapa titik di wilayah Blang Bati. Lahan produktif yang menjadi sumber penghidupan masyarakat perlahan terkikis. Bahkan, gerusan air dilaporkan sudah mendekati area sekitar Masjid Baitul Ghafur, menambah kekhawatiran akan dampak yang lebih luas terhadap fasilitas umum.

Keuchik Pulo Lawang, Taufik Wahyudi, SE, menegaskan bahwa normalisasi sungai tidak bisa lagi ditunda.

“Ini sudah sangat mendesak. Sungai ini melintasi beberapa gampong dan berdampak langsung pada keseharian warga. Jika tidak segera dinormalisasi dan dibersihkan, banjir akan menjadi ancaman rutin setiap musim hujan,” tegasnya.

Ia juga meminta perhatian serius pemerintah dan instansi teknis agar segera melakukan kajian lapangan dan penanganan konkret, termasuk perbaikan jembatan yang nyaris roboh.

Senada dengan itu, Mukim Alue Rheng, Munir Yunus, menyampaikan bahwa persoalan ini menyangkut lintas wilayah dan membutuhkan langkah terpadu.

“Ini bukan hanya masalah satu desa. Sungai ini urat nadi pertanian dan pemukiman warga. Abrasi sudah mengikis sawah, pendangkalan makin parah. Jangan tunggu sampai ada korban atau kerugian besar baru bergerak,” ujarnya dengan nada tegas.

Masyarakat kini menunggu bukti nyata, bukan sekadar janji. Normalisasi sungai sepanjang lima gampong dan perbaikan jembatan penghubung menjadi tuntutan mendesak demi keselamatan, keberlangsungan ekonomi, dan masa depan warga di wilayah tersebut.

Zulfikar : patrolisergapnews.com

Share Berita:

Related Posts

Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai transparansi pelayanan, mekanisme pembatalan laporan, pengawasan internal, dan tanggung jawab manajemen terhadap hak-hak pelanggan.

Share Berita:

Lanjutkan
Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

Selain itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memiliki kewajiban hukum untuk melakukan tindakan preventif demi melindungi warga dari ancaman bencana alam.

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa