Polemik Anggaran MBG, Sandiang Kaya Ndapa Namung: Jangan Terjebak Gimmick Politik

PATROLISERGAPNEWS.COM – Kupang – Polemik anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan publik. Aktivis mahasiswa yang juga Ketua Bidang Penalaran dan Keilmuan Ikatan Pelajar Mahasiswa Asal Sumba Timur (IPMASTIM) Kupang, Sandiang Kaya Ndapa Namung, menegaskan agar perdebatan yang berkembang tidak terjebak pada gimmick politik, melainkan fokus pada substansi kebijakan.
Polemik ini mencuat usai pernyataan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, terkait program MBG menuai reaksi keras warganet di media sosial. Menurut Sandiang, respons publik yang berlebihan berpotensi mengaburkan tujuan utama program tersebut.

“Program Makan Bergizi Gratis harus ditempatkan sebagai kebijakan strategis yang menyangkut masa depan generasi bangsa. Perdebatan itu wajar, tetapi jangan sampai kehilangan fokus pada tujuan utamanya, yaitu peningkatan kualitas gizi dan sumber daya manusia,” ujar Sandiang di Kupang, Selasa (18/2/2026).

Ia menilai, setiap pernyataan pejabat publik memang sah untuk dikritisi. Namun, kritik seharusnya disampaikan secara rasional dan berbasis data, bukan melalui serangan personal yang emosional.

“Kalau ada kritik, sampaikan dengan argumentasi yang kuat. Jangan sampai polemik anggaran MBG justru bergeser menjadi narasi politis yang tidak relevan dengan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Sandiang juga menekankan bahwa klaim MBG sebagai investasi jangka panjang harus dibuktikan dengan desain kebijakan yang jelas dan terukur. Transparansi, ketepatan sasaran, serta keberlanjutan program menjadi kunci agar kebijakan ini tidak berhenti sebagai jargon politik semata.

“Kalau disebut investasi strategis, maka harus terlihat dari perencanaannya yang matang, pelaksanaannya yang transparan, serta evaluasinya yang terbuka,” ujarnya.

Menurutnya, program MBG berpotensi besar memberikan dampak positif apabila dilaksanakan secara serius dan melibatkan pemerintah daerah sebagai pelaksana langsung di lapangan.

“Program ini bisa menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan, khususnya di daerah-daerah dengan tingkat kerentanan gizi yang tinggi,” kata Sandiang.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Pemerintah, lanjutnya, perlu membuka ruang partisipasi publik agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

“Anggaran besar harus diiringi dengan pengawasan yang ketat. Publik berhak tahu mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program,” tambahnya.

Sandiang berharap polemik anggaran MBG dapat menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas kebijakan, bukan memperuncing polarisasi di tengah masyarakat.

“Orientasi utama harus tetap pada pemenuhan hak anak-anak Indonesia atas gizi yang layak. Itulah substansi yang seharusnya diperjuangkan bersama,” pungkasnya.

Sandi

Share Berita:
  • Related Posts

    KPK: Pemberantasan Korupsi Tak Cukup Hukum Pelaku, Aset Hasil Kejahatan Harus Dikembalikan

    Urgensi mengejar aset hasil korupsi juga semakin besar karena korupsi masih menjadi salah satu sumber utama risiko pencucian uang di Indonesia.

    Share Berita:

    Lanjutkan
    Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

    AGUNG, seorang karyawan yang telah mengabdi selama sembilan tahun di SPBU 24.331.69 kawasan Selindung Baru Pangkalpinang, mengaku menjadi korban pemecatan sepihak yang dibalut dengan rekayasa pengunduran diri.

    Share Berita:

    Lanjutkan

    Tinggalkan Balasan

    Anda Melewatkan

    Jaga Silaturahmi, Keluarga Besar Patrolisergapnews TV Jenguk Om Harri yang Sedang Sakit di RS Bhayangkara Semarang

    Jaga Silaturahmi, Keluarga Besar Patrolisergapnews TV Jenguk Om Harri yang Sedang Sakit di RS Bhayangkara Semarang

    Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

    Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

    Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

    Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

    Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

    Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

    458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

    458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

    Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

    Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti