PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – Kegiatan silaturahmi dan pengajian Al-Qur’an menggunakan huruf Braille, sekaligus penyaluran bantuan sosial yang diselenggarakan khusus bagi penyandang disabilitas tunanetra yang merasakan dampak bencana banjir.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lazismu Bireuen di bawah kepemimpinan Ustadz Fajar Ardiansyah, yang berhasil menghadirkan Bapak Yusaini, Ketua PPDI Bireuen sebagai pengajar dan pendamping utama dalam pembelajaran Al-Qur’an Braille.
Seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan di bawah naungan dan dukungan penuh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bireuen, yang saat ini dipimpin oleh sosok visioner dan berdedikasi tinggi, dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG. Di bawah kepemimpinannya untuk periode 2022–2027, Muhammadiyah Bireuen terus menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan misi pelayanan kepada umat.
Sebagai pemimpin yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH), dr. Athaillah tidak hanya memajukan dunia pendidikan, tetapi juga aktif mendorong seluruh jajaran dan lembaga di bawah naungannya untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
Beliau dikenal sebagai sosok yang selalu mengedepankan nilai-nilai kepedulian, keadilan, dan kebersamaan, menjadikan organisasi yang dipimpinnya sebagai garda terdepan dalam memberikan solusi sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Berlangsung di Aula Kampus UMMAH, Simpang 4 Bireuen, Kecamatan Kota Juang.Sabtu, 18 April 2026.
Kegiatan ini diwujudkan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial yang menjadi salah satu program unggulan di bawah arahan kepemimpinan dr. Athaillah. Tujuannya adalah memastikan bahwa kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas, tetap mendapatkan haknya untuk mengakses pendidikan agama, bimbingan rohani, serta dukungan yang dibutuhkan, terutama dalam masa pemulihan pascabencana.
Acara berjalan dengan khidmat dan penuh makna, di mana proses pembelajaran disampaikan langsung oleh Ketua PPDI menggunakan metode yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Selain pengajian, juga disalurkan bantuan berupa sembako dan perlengkapan ibadah sebagai bentuk bantuan nyata untuk meringankan beban ekonomi mereka.
Langkah ini menjadi bukti nyata arahan kepemimpinan dr. Athaillah yang selalu mendorong terciptanya kerja sama yang erat antarlembaga. Inisiatif luar biasa dari Ustadz Fajar Ardiansyah selaku Ketua Lazismu yang tidak hanya fokus pada aspek kemanusiaan, tetapi juga memastikan kebutuhan spiritual terpenuhi dengan melibatkan tenaga ahli seperti Bapak Yusaini, merupakan wujud nyata dari sinergi yang terbangun baik di bawah naungan Muhammadiyah Bireuen.
Hal ini membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang tepat dan visi yang jelas, pelayanan kepada umat dapat berjalan dengan terstruktur, menyeluruh, dan menyentuh hati setiap lapisan masyarakat.
ZULHEL: patrolisergapnews.com








