PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – PEUDADA – Penyaluran bantuan pangan berupa beras Bulog Lhokseumawe memasuki hari ketiga di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (26/9/2026).
Pembagian beras berlangsung di halaman Kantor Camat Peudada, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Pada hari ketiga ini, penyaluran diperuntukkan bagi masyarakat dari 11 desa dengan total penerima mencapai 1.353 KK.
Setiap kepala keluarga (KK) menerima bantuan beras sebanyak 30 kilogram.
Adapun rincian penyaluran beras untuk 11 desa tersebut sebagai berikut:
1. Desa Cot Keutapang: 83 KK × 30 kg = 2.490 kg
2. Desa Meunasah Tambo: 102 KK × 30 kg = 3.060 kg
3. Desa Matang Pasir: 239 KK × 30 kg = 7.170 kg
4. Desa Lawang: 66 KK × 30 kg = 1.980 kg
5. Desa Hagu: 120 KK × 30 kg = 3.600 kg
6. Desa Meunasah Krung: 120 KK × 30 kg = 3.600 kg
7. Desa Calok: 77 KK × 30 kg = 2.310 kg
8. Desa Meunasah Baroh: 115 KK × 30 kg = 3.450 kg
9. Desa Meunasah Pulo: 236 KK × 30 kg = 7.080 kg
10. Desa Matang Reuleut: 130 KK × 30 kg = 3.900 kg
11. Desa Meunasah Rabo: 65 KK × 30 kg = 1.950 kg
Berdasarkan perhitungan dari jumlah penerima dan alokasi 30 kilogram per KK, total penyaluran untuk 11 desa tersebut mencapai 40.590 kilogram atau sekitar 40,59 ton beras.
Kabel Rendah di Depan Kantor Camat Dikeluhkan
Di tengah aktivitas penyaluran bantuan pangan tersebut, kondisi dua kabel berwarna hitam yang berada di depan pintu gerbang Kantor Camat Peudada turut menjadi perhatian.
Kabel yang terlihat rendah tersebut berada di jalur keluar-masuk kendaraan, termasuk mobil pengangkut beras yang digunakan untuk proses bongkar muat bantuan pangan bagi masyarakat.
Kondisi itu dikhawatirkan dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan maupun kendaraan yang keluar-masuk halaman Kantor Camat Peudada.
Masyarakat meminta pihak terkait, khususnya Telkomsel, untuk turun langsung ke lokasi guna melihat kondisi kabel tersebut dan melakukan penanganan apabila memang ditemukan posisi kabel yang membahayakan.
“Kami berharap pihak Telkomsel segera turun melihat kondisi kabel yang rendah di depan pintu gerbang Kantor Camat Peudada. Jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” demikian harapan masyarakat yang berada di lokasi.
Masyarakat berharap persoalan kabel tersebut dapat segera ditindaklanjuti, terlebih aktivitas kendaraan pengangkut dan bongkar muat beras cukup padat selama proses penyaluran bantuan berlangsung.
patrolisergapnews.com akan terus memantau perkembangan penyaluran bantuan pangan serta kondisi fasilitas umum yang berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat di Kecamatan Peudada.
Sumber: Zulfikar patrolisergapnews.com







