PATROLISERGAPNEWS.COM – PEUDADA – Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kecamatan Peudada, Tgk. Rusli Ismail, S.Pd.I. memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Muspika Kecamatan Peudada atas langkah nyata dan responsif dalam mewujudkan kemaslahatan umat. Apresiasi ini disampaikan menyusul tindak lanjut resmi atas rekomendasi HUDA yang sebelumnya telah dibahas bersama.
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui penerbitan Seruan Bersama serta surat instruksi bernomor 400.9/688/2026 tertanggal 25 September 2026 yang ditandatangani oleh Camat Peudada, Kapolsek Peudada, Danramil 04/Peudada, dan Kepala KUA Kecamatan Peudada. Melalui surat instruksi tersebut, pihak kecamatan meneruskan seruan bersama kepada para Keuchik Gampong untuk diperbanyak dan ditempel di setiap warung, kafe, serta restoran di wilayah masing-masing.
Berdasarkan surat keputusan bersama yang merujuk pada standar kafe/restoran sesuai Syariat Islam Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen dan rekomendasi HUDA 21 Mei 2026, poin-poin penertiban yang diberlakukan meliputi:
Menghidupkan pengajian di meunasah minimal seminggu sekali dan menutup warung saat pengajian berlangsung.
Menertibkan pemuda dan remaja dari aktivitas kriminal meresahkan seperti aksi begal pada malam hari.
Melarang pemilik warung, kafe, dan restoran membiarkan pengunjung melakukan pelanggaran syariat Islam, seperti judi online, game online, domino, serta berpakaian yang tidak sesuai syariat.
Menghentikan pelayanan usaha 10 menit sebelum azan dan pelaksanaan shalat fardhu Magrib serta 10 menit sebelum pelaksanaan shalat Jumat.
Menginstruksikan agar tidak mengizinkan anak usia sekolah bermain wifi pada jam belajar, baik pagi maupun malam hari.
Mewajibkan penyediaan fasilitas tempat wudhu, kamar mandi/MCK, tempat shalat, serta perangkat ibadah yang memadai di tempat usaha.
Melarang penggunaan lampu remang-remang serta penggunaan sekat pembatas yang berpotensi memicu pelanggaran syariat (jarimah).
Tgk. Rusli Ismail, S.Pd.I. menegaskan bahwa HUDA Kecamatan Peudada meminta pihak Muspika untuk terus mengawasi dan mengevaluasi realisasi di lapangan. Hal ini dinilai penting agar faktor keamanan, ketertiban, dan nuansa syariat Islam dapat berjalan murni sesuai harapan bersama demi kemajuan daerah.
”Kalau bukan kita selaku orang Peudada dan masyarakat yang memikirkan tentang kemaslahatan masyarakat Peudada dan keamanan yang bernuansa syariat Islam, siapa lagi yang akan memikirkan kemajuan Peudada? Terima kasih sekali lagi kepada Muspika Kecamatan Peudada,” ujar Tgk. Rusli Ismail, S.Pd.I. menutup pernyataannya.
Sumber: Tgk. Rusli Ismail, S.Pd.I. patrolisergapnews.com
Editor: Ulyasari








