PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD), bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) I Aceh menggelar pelatihan jasa konstruksi di Aula Hotel Meuligoe, Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Rabu–Kamis (14–15 Oktober 2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi, keterampilan, dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi. Peserta dibekali pemahaman mengenai standar teknis, ketentuan pekerjaan, serta penerapan keselamatan kerja guna mendukung pembangunan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Dalam sambutan pembukaan yang disampaikan melalui tenaga ahlinya, Ferizal, S.P., M.M., HRD menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor jasa konstruksi. Menurutnya, tenaga kerja yang terampil dan profesional menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar mutu dan ketentuan teknis.
“Pelatihan ini merupakan wujud komitmen kami dalam meningkatkan kualitas SDM di bidang jasa konstruksi. Kami berharap para peserta mampu mengasah keterampilan, memahami standar pekerjaan, serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujar HRD dalam pesan yang disampaikan Ferizal.
Plt. Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum RI, Indro Pantja Pramodo, S.T., M.T., yang mengikuti pembukaan secara daring, turut menekankan pentingnya kompetensi dan keselamatan konstruksi dalam setiap tahapan proyek.
Pemahaman terhadap prosedur keselamatan diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Penerapan standar teknis secara konsisten juga diperlukan untuk menghasilkan pekerjaan konstruksi yang andal dan sesuai ketentuan.
Kolaborasi HRD dan BJKW I Aceh melalui pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas tenaga kerja lokal, khususnya di Kabupaten Bireuen dan Aceh secara umum. Selain meningkatkan kemampuan teknis, peserta diharapkan menjunjung tinggi kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan pekerjaan.
Peningkatan kapasitas tenaga kerja perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pelaksanaan proyek berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi antara DPR RI dan instansi teknis diharapkan terus diperkuat untuk mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan daya saing dan kesejahteraan tenaga kerja di Aceh.
Patrolisergapnews.com
Fahkrurrazi AR
Editor: Ulyasari








