Seorang Anak Tenggelam di Genangan Air Bekas Banjir di Kutablang

PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – Seorang anak laki-laki dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di genangan air bekas banjir yang berada di area bekas sawah Desa Krueng Beok, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (13/12/2025) sore. Korban diketahui bernama An (7), pelajar kelas I MIN Cot Ara Bireuen, warga Desa Rancong, Kecamatan Kutablang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat korban berenang bersama dua rekannya di lokasi genangan air.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban diduga tidak mampu berenang sehingga tenggelam di area yang memiliki kedalaman kurang lebih tiga meter. Rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar.

Mendapatkan laporan itu, warga segera melakukan pencarian dengan cara menyelam dan korban berhasil ditemukan tidak lama kemudian. Korban sempat diberikan pertolongan pertama di tempat kejadian, namun dinyatakan telah meninggal dunia.

Personel Polsubsektor Kutablang yang dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Kutablang segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima informasi dari masyarakat, guna melakukan pengecekan, pengamanan lokasi, serta pendataan saksi.

Kapolsubsektor Kutablang Ipda Ramadhansyah, S.H. menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut.

Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa korban dan keluarga. Dari hasil pengecekan di lapangan, lokasi bekas sawah tersebut memiliki kedalaman sekitar tiga meter dan sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak. Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya di area genangan air bekas banjir, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” ujar Ipda Ramadhansyah.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa genangan air bekas sawah tersebut memiliki luas sekitar 400 meter dengan kedalaman mencapai tiga meter, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan, khususnya bagi anak-anak.

Polres Bireuen melalui jajaran Polsubsektor Kutablang mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama di lokasi genangan air bekas banjir, guna mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.

Zulfikar

Share Berita:
  • Related Posts

    Sudah Dibayar dan Ditempati Belasan Tahun, Tanah di Bergas Mendadak Diminta Kembali oleh Penjual

    Atas dasar itu saya melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Semarang

    Share Berita:

    Lanjutkan
    Takziah ke Istri Ulama Kharismatik Aceh, Jajaran Peudada Larut dalam Zikir dan Doa Bersama

    Aksi takziah lintas sektor ini juga memperlihatkan soliditas dan kekompakan hubungan sosial kemasyarakatan di wilayah Peudada

    Share Berita:

    Lanjutkan

    Tinggalkan Balasan

    Anda Melewatkan

    Miris, Gedung SDN 4 Peudada Bireuen Rusak Parah, Siswa dan Guru Cemas Tertimpa Plafon

    Miris, Gedung SDN 4 Peudada Bireuen Rusak Parah, Siswa dan Guru Cemas Tertimpa Plafon

    Satgas PRR dan BNPB Tinjau Langsung Percepatan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Timur dan Aceh Utara

    Satgas PRR dan BNPB Tinjau Langsung Percepatan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Timur dan Aceh Utara

    Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi

    Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi

    Polres Pidie Gotong Royong Bersihkan Jalan Terdampak Banjir di Gampong Baro Yaman

    Polres Pidie Gotong Royong Bersihkan Jalan Terdampak Banjir di Gampong Baro Yaman

    Sudah Dibayar dan Ditempati Belasan Tahun, Tanah di Bergas Mendadak Diminta Kembali oleh Penjual

    Sudah Dibayar dan Ditempati Belasan Tahun, Tanah di Bergas Mendadak Diminta Kembali oleh Penjual

    PANAS! Syamsuri Lapor Balik H. SMDN ke Polda Kalteng, Dugaan Pengaduan Palsu dan Pencemaran Nama Baik Mengemuka

    PANAS! Syamsuri Lapor Balik H. SMDN ke Polda Kalteng, Dugaan Pengaduan Palsu dan Pencemaran Nama Baik Mengemuka