PATROLISERGAPNEWS.COM – Sabu Raijua, NTT – Warga Desa Raenyale, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), digegerkan oleh peristiwa tragis yang menimpa seorang ibu rumah tangga bernama Orpa (37). Korban meninggal dunia setelah diduga ditikam oleh suaminya sendiri, Marthen, pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 01.00 WITA.
Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis, mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi di rumah pasangan suami istri tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden bermula ketika korban meminta uang kepada suaminya untuk membeli seragam sekolah bagi anak mereka.
“Kasus penikaman yang berujung meninggalnya korban terjadi sekitar pukul 01.00 WITA. Permasalahan awalnya karena korban meminta uang untuk membeli seragam sekolah anak mereka,” ujar AKBP Paulus Naatonis.
Menurut keterangan polisi, sebelum tidur korban sempat meminta suaminya membelikan seragam sekolah untuk anak mereka. Namun, pelaku kemudian mempertanyakan penggunaan dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp1.400.000 yang diterima korban pada Mei 2026.
Pertanyaan tersebut diduga memicu pertengkaran antara keduanya. Saat cekcok berlangsung, pelaku diduga mengambil sebilah pisau dan menikam korban di bagian bawah ketiak.
Korban yang mengalami luka tusuk sempat berteriak kesakitan hingga didengar oleh anak-anak mereka. Salah seorang anak kemudian berlari ke rumah tetangga untuk meminta bantuan. Warga yang mendengar teriakan korban segera berdatangan untuk memberikan pertolongan.
Namun, upaya penyelamatan disebut mengalami kendala karena pelaku masih memegang senjata tajam saat warga tiba di lokasi. Akibat luka yang dideritanya dan kehilangan banyak darah, korban akhirnya meninggal dunia.
“Korban yang sudah kehabisan darah akhirnya meninggal dunia,” kata AKBP Paulus Naatonis.
Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama anak-anak korban yang harus kehilangan sosok ibu mereka. Sementara itu, pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polres Sabu Raijua guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Robet/Umbu
Patrolisergapnews.com






