2 Orang Ditahan terkait Dugaan Mafia Tanah di Singkawang

PATROLISERGAPNEWS.COM – Jakarta – Perjalanan panjang kasus dugaan mafia tanah di Singkawang, Kalimantan Barat memasuki babak baru. Kini, terduga pelaku yakni HL dan TJF, disebutkan telah ditahan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Singkawang.

Informasi penahanan keduanya disampaikan oleh kuasa hukum korban, Juhenry, S.H., M.H. Menurut Juhenry, proses hukum kasus ini tidak mudah dan penuh lika-liku, serta terkesan berbelit-belit, seperti drama yang penuh dengan episode. Ini karena adanya dugaan intervensi.

“Ya benar, klien kami mendapatkan informasi bahwa HL dan TJF sudah berada di balik jeruji besi. Perjalanan kasus ini sangat berliku dan diduga dilindungi oleh oknum lainnya selain oknum AS. Kami berharap ini jadi akhir dari drama panjang dan awal dari penegakan hukum yang berkeadilan sehingga perkara yang kami laporkan segera mendapatkan kepastian hukum mengingat kasus ini sudah berjalan cukup lama,” ujar Juhenry dari kantor hukum Advocate For Justice ini, Selasa, 4 Agustus 2026.

Publik Singkawang, lanjut dia, kini menunggu langkah lanjutan dari proses persidangan. Menurutnya, banyak warga yang mendesak agar tidak hanya para pelaku yang diproses, tetapi juga oknum yang terlibat dalam melindungi tersangka maupun turut serta dalam sindikat mafia tanah tersebut.

“Mari kita kawal, bongkar bersama-sama, menyaksikan episode selanjutnya siapa saja yang terlibat terkait kasus dugaan mafia tanah di Singkawang Selatan, Kalimantan Barat,” tuturnya.

“Serta siapa pun itu oknumnya dan kami tegaskan kami tidak akan mundur menghadapi siapa pun itu bagi yang terlibat untuk diusut tuntas. Sebab, equality before the law, semua sama dan setara di hadapan hukum,” imbuh Juhenry.

Ia mengajak seluruh masyarakat Singkawang untuk turut serta mengawal kasus ini. Termasuk dalam mengungkap siapa saja oknum yang terlibat melindungi pihak, yang menurutnya terduga penjahat kelas kakap.

“Agar tidak ada lagi korban berikutnya. Episode selanjutnya harus dibuka seterang-terangnya, transparan agar masyarakat mengetahui, apa yang dikatakan dalam program Bapak Kapolri bagi oknum Polri yang terlibat diproses, tidak ada yang melindungi,” jelas Juhenry.

Ia menilai, kasus ini menjadi perhatian bagi masyarakat Singkawang, mengingat banyak dugaan mafia tanah yang meresahkan. Apalagi, kata dia diduga banyak oknum-oknum yang membekingi.

Terlebih, hingga saat ini Polres Singkawang belum memberikan keterangan resmi terkait status perkembangan dugaan keterlibatan oknum-oknum lainnya.

“Sehingga dikhawatirkan mafia tanah di Singkawang akan semakin membiak dan tidak ada efek jera bila terus dibiarkan. Publik berharap proses hukum berjalan transparan, tanpa pandang bulu, agar kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum kembali pulih,” tandas Juhenry.

Sumber: Nanang Team patrolisergapnews.com

Editor: Ulyasari

Share Berita:

Related Posts

Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

Hukum harus hadir sebagai pelindung rakyat, bukan peneduh bagi oknum yang menyalahgunakan kewenangan.

Share Berita:

Lanjutkan
Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 Miliar

Kasus ini bermula ketika PT QSS, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan bauksit, diakuisisi oleh tersangka Sudianto bersama YA.

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 Miliar

Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 Miliar