TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Kembali Jembatan Gantung Peudada yang Putus Diterjang Banjir

PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – Upaya pemulihan akses transportasi di Kecamatan Peudada, Bireuen, mulai dilakukan hari ini, Selasa (13/1/2026). Jembatan gantung yang menjadi penghubung utama dua desa, Arabungong dan Meunasah Krueng, yang ambruk diterjang arus deras banjir bandang, kini dalam tahap pengerjaan kembali. Sebanyak 25 personel TNI dari Batalyon TP 837/KT Bangkalan Madura telah tiba di Kantor Koramil 04 Peudada dan langsung menuju lokasi jembatan.

Mereka bahu-membahu bersama masyarakat setempat dalam kegiatan gotong royong.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah sampai ke lokasi. Untuk hari pertama, fokus kita adalah pembersihan lokasi dari tumpukan glondongan kayu besar yang dibawa arus banjir,” ujar salah satu anggota TNI di lokasi.

Kayu-kayu berdiameter besar tersebut dipotong menggunakan tiga mesin chainsaw (Denso) agar mudah disingkirkan. Partisipasi aktif masyarakat Desa Arabungong terlihat jelas dalam proses pembersihan awal ini.

Salah seorang warga Desa Arabungong mengungkapkan kekhawatirannya akan hilangnya jembatan tersebut. Banjir bandang dua bulan lalu itu tidak hanya merusak jembatan, tetapi juga menghanyutkan berbagai jenis pohon, antara lain pohon randu (bak panjo), pohon sawit (tandan buah segar/TBS), dan bambu, yang banyak tersangkut di struktur jembatan.

Ditargetkan, pengerjaan jembatan ini akan memakan waktu 40 hari kalender, terhitung mulai hari ini, 13 Januari.

Warga berharap jembatan gantung ini dapat segera rampung mengingat perannya yang sangat vital, terutama sebagai jalur utama bagi anak-anak untuk pergi ke sekolah mengaji.

Zulfikat : patrolisergapnews.com

Share Berita:
  • Related Posts

    Hujan Lebat Picu Luapan Air di Desa Jaba, Jalan Menuju UPTD SD 17 Terkikis dan Berlumpur

    Dampaknya Dampaknya air meluap hingga menyebabkan jalan menuju UPTD SD Negeri 17 Kecamatan Peudada mengalami erosi dan dipenuhi lumpur. air meluap hingga menyebabkan jalan menuju UPTD SD Negeri 17 Kecamatan Peudada mengalami erosi dan dipenuhi lumpur.

    Share Berita:

    Lanjutkan
    IPMASTIM Kupang Serahkan Kajian Tambang Emas Ilegal Wanggameti Sumba Timur kepada DPRD Provinsi NTT

    Kajian tersebut diserahkan kepada pimpinan rapat dan perwakilan DPRD NTT usai pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di Ruang Rapat Kelimutu, DPRD Provinsi NTT.

    Share Berita:

    Lanjutkan

    Tinggalkan Balasan

    Anda Melewatkan

    Polres Bireuen Gelar Donor Darah Sambut Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

    Polres Bireuen Gelar Donor Darah Sambut Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

    Polres Bireuen Gelar Ngopi Bersama Masyarakat, Dengarkan Aspirasi dan Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas.

    Polres Bireuen Gelar Ngopi Bersama Masyarakat, Dengarkan Aspirasi dan Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas.

    Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

    Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

    Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

    Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

    Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

    Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional