Abaikan Ancaman Banjir, Warga Geudumbak Desak Pemkab Aceh Utara Segera Bersihkan Material Kayu di Sungai

PATROLISERGAPNEWS.COM – ACEH UTARA (7/3/2026) – Warga Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara dan instansi terkait untuk segera memindahkan tumpukan kayu besar yang memenuhi lahan pertapakan rumah warga serta aliran sungai setempat.
Martunis, yang akrab disapa Tgk. Toni, salah seorang warga setempat, menyatakan bahwa keberadaan material kayu tersebut merupakan ancaman serius bagi keselamatan warga, terutama saat memasuki musim penghujan.
Ia menilai pemerintah terkesan lamban dan abai terhadap potensi bencana yang mengintai.

“Keberadaan kayu ini sangat membahayakan. Kami belajar dari banjir besar pada 26 November 2025 lalu. Setiap bulan Oktober hingga Desember, warga selalu dihantui rasa was-was karena tumpukan kayu di sungai ini bisa menyumbat aliran air dan memicu banjir bandang,” ujar Toni kepada media, Sabtu (7/3/2026).
Toni menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai tidak memberikan solusi konkret.

Menurutnya, tumpukan kayu dan lumpur di sungai tidak hanya memperparah risiko banjir, tetapi juga mematikan sumber ekonomi warga yang bergantung pada hasil sungai, seperti mencari ikan.

“Kami kecewa, pemerintah seolah-olah hanya mementingkan urusan sendiri dan mengabaikan keselamatan masyarakat. Sungai ini adalah jalur air utama sekaligus tempat warga mencari nafkah. Jangan biarkan kayu-kayu besar ini terus menumpuk tanpa ada tindakan nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengkritik koordinasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang dinilai belum menunjukkan aksi nyata di lapangan.

“Jangan hanya sibuk saat banjir sudah datang. Kami butuh langkah preventif sekarang. Jangan cuma basa-basi, kami butuh aksi pembersihan segera sebelum bencana kembali menelan kerugian yang lebih besar,” tambah Toni.

Warga berharap Bupati Aceh Utara segera turun tangan memberikan instruksi tegas kepada dinas terkait agar proses evakuasi kayu dan normalisasi sungai di Desa Geudumbak dapat segera dilaksanakan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Zulfikar : patrolisergapnews.com

Share Berita:

Related Posts

KPK: Pemberantasan Korupsi Tak Cukup Hukum Pelaku, Aset Hasil Kejahatan Harus Dikembalikan

Urgensi mengejar aset hasil korupsi juga semakin besar karena korupsi masih menjadi salah satu sumber utama risiko pencucian uang di Indonesia.

Share Berita:

Lanjutkan
Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

AGUNG, seorang karyawan yang telah mengabdi selama sembilan tahun di SPBU 24.331.69 kawasan Selindung Baru Pangkalpinang, mengaku menjadi korban pemecatan sepihak yang dibalut dengan rekayasa pengunduran diri.

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Jaga Silaturahmi, Keluarga Besar Patrolisergapnews TV Jenguk Om Harri yang Sedang Sakit di RS Bhayangkara Semarang

Jaga Silaturahmi, Keluarga Besar Patrolisergapnews TV Jenguk Om Harri yang Sedang Sakit di RS Bhayangkara Semarang

Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti