PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali memakan korban jiwa di wilayah hukum Polres Bireuen. Dua remaja yang berstatus pelajar dilaporkan meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka kendarai jatuh ke saluran irigasi di kawasan Desa Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Minggu dini hari (19/4/2026).
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 01:20 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban sedang dalam perjalanan pulang dari arah Bireuen menuju Simpang Mamplam. Mereka mengendarai sepeda motor jenis Honda Supra yang kondisinya tidak standar (tanpa bodi lengkap) dan tanpa lampu penerangan.
Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya setelah melewati jembatan Tutu Awe, kendaraan diduga hilang kendali sehingga keduanya terjatuh ke dalam saluran irigasi persawahan yang berada di sisi jalan Medan – Banda Aceh tersebut.
“Evakuasi dan Korban
Menurut keterangan saksi, salah satu korban sempat berteriak meminta tolong selama kurang lebih 30 menit. Seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi mendengar suara tersebut dan langsung mengecek ke TKP. Melihat adanya dua orang di dalam saluran irigasi, warga segera melapor ke personel Polsek Peudada dan Koramil Peudada yang sedang bertugas piket malam.
Petugas bersama warga kemudian melakukan evakuasi ke Puskesmas Peudada.
Namun sayang, nyawa kedua korban tidak tertolong:
Masjidil Aqsa (17): Pelajar asal Desa Ulee Kareung, Kecamatan Simpang Mamplam. Dinyatakan meninggal dunia di IGD Puskesmas Peudada.
Amirul Mukminin (17): Pelajar asal Desa Cureh Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam. Sempat dirujuk ke RSUD dr. Fauziah Bireuen, namun dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis.
“Pemulangan Jenazah
Saat ini, kedua jenazah korban telah dijemput oleh pihak keluarga untuk dibawa pulang ke kampung halaman di Kecamatan Simpang Mamplam guna proses pemakaman. Kasus laka tunggal ini kini dalam penanganan pihak kepolisian setempat.
Sumber: Zulfikar: patrolisergapnews.com





