PATROLISERGAPNEWS.COM – Depok – Realisasi pengadaan ‘Ambulance Kesehatan’ di RW12, Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, merefleksikan artikulasi kebijakan berbasis aspirasi yang diinisiasi oleh Hj. Yeti Wulandari selaku Wakil Ketua DPRD Kota Depok, dan program ini didorong melalui mekanisme penganggaran aspiratif sebagai respons terhadap kebutuhan struktural masyarakat akan akses layanan kesehatan darurat.
Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra ini menegaskan, bahwa langkah tersebut merupakan manifestasi dari orientasi ideologis Partai Gerindra yang menempatkan kepentingan rakyat sebagai basis utama kebijakan.
“Gerindra menegaskan posisinya sebagai partai yang tidak berjarak dengan rakyat. Setiap kebijakan yang kami dorong harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat dan berujung pada peningkatan kesejahteraan mereka” ucap Srikandi Gerindra Kota Depok, Minggu 18/4/2026.
Lebih lanjut pimpinan DPRD Kota Depok empat periode ini menekankan, bahwa kehadiran Ambulance di tingkat komunitas merupakan bentuk konkret dari intervensi negara dalam menjamin aksesibilitas layanan kesehatan.
“Dalam konteks pelayanan publik, kecepatan respons terhadap kondisi kegawatdaruratan menjadi indikator penting. Oleh karena itu, Ambulance ini bukan sekadar fasilitas, melainkan instrumen perlindungan sosial”, terangnya.
Dalam perspektif politik representasi, Hj. Yeti Wulandari memandang, bahwa fungsi legislator harus melampaui peran normatif menuju praksis kebijakan yang solutif.
“Kami memaknai politik sebagai sarana menghadirkan solusi konkret. Gerindra berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat diterjemahkan menjadi kebijakan yang implementatif”, ungkapnya.
Ia juga menggarisbawahi, bahwa perjuangan Partai Gerindra tidak bersifat simbolik, melainkan berorientasi pada outcome kebijakan yang terukur.
“Keberpihakan kepada rakyat tidak cukup dinyatakan dalam retorika. Harus ada bukti empiris di lapangan, salah satunya melalui pengadaan Ambulance yang langsung dimanfaatkan masyarakat”, bebernya.
Hj. Yeti Wulandari pun kembali menekankan, pentingnya konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan publik di tingkat akar rumput.
“Gerindra akan terus menjaga konsistensi sebagai partai yang hadir di tengah masyarakat. Kami memastikan bahwa setiap intervensi kebijakan menyentuh dimensi kebutuhan dasar warga”, sambungnya.
Dalam kerangka tata kelola pemerintahan daerah, ia juga menilai bahwa sinergi antara masyarakat dan lembaga legislatif menjadi variabel kunci dalam efektivitas program.
“Ketika aspirasi masyarakat terartikulasikan dengan baik dan dikawal secara institusional, maka kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan”, jelasnya.
“Gerindra akan tetap berada di garis perjuangan rakyat. Kami tidak hanya berbicara tentang keberpihakan, tetapi memastikan bahwa keberpihakan itu terwujud dalam kebijakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat”, tandasnya.
Menutup pernyataannya, Hj. Yeti Wulandari menyampaikan harapan spesifik terkait pemanfaatan dan keberlanjutan operasional Ambulance tersebut.
“Saya berharap ambulans ini dapat digunakan secara optimal, tepat sasaran, dan benar-benar diprioritaskan untuk kondisi darurat medis warga. Selain itu, perawatan dan pengelolaannya harus dilakukan secara bertanggung jawab oleh masyarakat setempat agar fasilitas ini tetap layak pakai dalam jangka panjang dan terus memberikan manfaat bagi warga”, tutupnya.
(Arf) patrolisergapnews.com






