Kasus Penggelapan Dana Jemaat Gereja Katolik Rp 28 Miliar, Erles Rareral Tegaskan Akan Dikawal Hingga Tuntas

PATROLISERGAPNEWS.COM – Perkembangan kasus penggelapan dana jemaat Gereja Katolik senilai Rp 28 miliar yang melibatkan mantan Kepala Kas BNI, Andi Hakim, terus menjadi perhatian publik. Setelah tersangka menyerahkan diri usai sempat melarikan diri ke Australia, berbagai pihak kini mendesak agar proses hukum berjalan transparan dan tuntas.

Pengacara internasional Erles Rareral, SH., MH kembali menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga selesai. Ia menilai bahwa perkara ini bukan sekadar tindak pidana biasa, melainkan kejahatan yang menyentuh aspek kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan dan institusi keagamaan.

“Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi.Semua pihak yang terlibat harus diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,BNI sebaiknya jangan ngumpet tunjukin tanggung jawabmu,Bunyi Pasal 1367 hukum perdata sangat jelas dan itu karyawanmu” tegas Erles dalam pernyataannya.

Erles juga meminta aparat penegak hukum untuk serius menelusuri aliran dana yang diduga telah dialihkan ke berbagai rekening, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Menurutnya, pengungkapan jaringan dalam kasus ini menjadi kunci penting untuk menegakkan keadilan secara menyeluruh.

“Jangan hanya berhenti pada satu pelaku. Jika ada pihak lain yang turut menikmati atau membantu, maka harus diproses tanpa kompromi. Ini demi keadilan bagi para korban,” ujarnya.(19/04/2026)

Lebih lanjut, Erles menilai kasus ini harus menjadi momentum pembenahan sistem pengawasan internal di sektor perbankan. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas guna mencegah penyalahgunaan wewenang oleh oknum.

Sementara itu, penyidik dari Polda Sumatera Utara masih terus melakukan pendalaman terhadap aliran dana serta mengumpulkan bukti tambahan. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus ini.
Kasus ini mendapat sorotan luas dari masyarakat, khususnya para jemaat yang menjadi korban. Harapan besar pun disematkan agar proses hukum berjalan adil, transparan, dan memberikan efek jera.

Dengan komitmen pengawalan dari berbagai pihak, termasuk tokoh hukum seperti Erles Rareral, publik kini menanti langkah tegas aparat dalam menuntaskan kasus yang mencoreng kepercayaan publik tersebut.

(Bn)

Editor: Ulyasari patrolisergapnews.com

Share Berita:

Related Posts

Erles Rareral S.,H M.,H Desak Kajati NTT Basmi Koruptor

Pengacara Kondang, Erles Rareral, S.H., M.H., melontarkan pernyataan keras kepada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT).

Share Berita:

Lanjutkan
Darurat bencana jadi ruang korupsi akibat 4 celah penyelewengan ini

KPK menyita barang bukti sekitar Rp5,47 miliar berupa uang tunai, valuta asing, emas dan aset kripto terkait kasus tersebut dengan tersangka Bima Setiawan selaku adik sekaligus tenaga ahli mantan Kepala BNPB Suharyanto, Gabriel Purwaka Sigit, Richard Erlangga selaku tenaga ahli Kepala BNPB dan pihak swasta yakni Direktur PT Trans Lintas Selaras Gery Prasetiawan dan Syifa Nrika Ghifarin.

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa