Diduga Aktivitas Ilegal Mining Marak di TPA Tehang, Tiga Excavator Ditemukan Beroperasi

PATROLISERGAPNEWS.COM – Katingan – Dugaan aktivitas pertambangan ilegal kembali mencuat di kawasan TPA Tehang, Kabupaten Katingan. Hasil investigasi lapangan yang dilakukan wartawan Patroli Sergap News pada Jumat (24/04/2026) menemukan sedikitnya tiga unit alat berat jenis excavator beroperasi di lokasi tersebut.

Ketiga alat berat bermerek XCMG itu diduga digunakan untuk aktivitas penambangan tanpa izin. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, alat-alat tersebut diduga berkaitan dengan seorang pemilik berinisial Komeng.

Aktivitas di kawasan yang dikenal masyarakat sebagai TPA Tehang ini disebut-sebut telah berlangsung cukup lama. Warga sekitar mengkhawatirkan dampak yang ditimbulkan, terutama terhadap kerusakan lingkungan dan kawasan hutan di sekitarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan tersebut diduga dilakukan secara terus-menerus dengan dukungan alat berat, sehingga berpotensi mempercepat kerusakan ekologis, termasuk degradasi hutan dan pencemaran lingkungan.

Maraknya dugaan praktik ilegal mining ini menjadi perhatian serius, mengingat aktivitas pertambangan tanpa izin merupakan pelanggaran hukum yang tidak hanya merugikan negara dari sisi pendapatan, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat sekitar.

Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum, baik dari kepolisian maupun instansi terkait, segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan serta penindakan tegas.

“Penegakan hukum harus dilakukan agar aktivitas yang diduga merusak lingkungan ini tidak terus berlangsung,” ujar salah satu sumber di lapangan yang enggan disebutkan identitasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun dari pihak yang disebut-sebut sebagai pemilik alat berat. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi guna memenuhi prinsip keberimbangan informasi sesuai kode etik jurnalistik.

Ulyasari

Share Berita:
  • Related Posts

    Erles Rareral S.,H M.,H Desak Kajati NTT Basmi Koruptor

    Pengacara Kondang, Erles Rareral, S.H., M.H., melontarkan pernyataan keras kepada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT).

    Share Berita:

    Lanjutkan
    Darurat bencana jadi ruang korupsi akibat 4 celah penyelewengan ini

    KPK menyita barang bukti sekitar Rp5,47 miliar berupa uang tunai, valuta asing, emas dan aset kripto terkait kasus tersebut dengan tersangka Bima Setiawan selaku adik sekaligus tenaga ahli mantan Kepala BNPB Suharyanto, Gabriel Purwaka Sigit, Richard Erlangga selaku tenaga ahli Kepala BNPB dan pihak swasta yakni Direktur PT Trans Lintas Selaras Gery Prasetiawan dan Syifa Nrika Ghifarin.

    Share Berita:

    Lanjutkan

    Tinggalkan Balasan

    Anda Melewatkan

    Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

    Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

    Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

    Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

    Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

    Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

    Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

    Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

    Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa