Pangdam V/Brawijaya Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda Perintis di Sumenep

PATROLISERGAPNEWS.COM – SUMENEP – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (19/5/2026), dalam rangka meninjau progres pembangunan Jembatan Garuda Perintis yang menghubungkan Desa Ambunten Tengah dan Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Ambunten Timur dan dihadiri sekitar 150 orang dari unsur TNI, Forkopimda, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat.

Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya bertujuan memastikan pembangunan infrastruktur strategis di wilayah pedesaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antardesa dan mempermudah akses warga menuju fasilitas publik, termasuk sekolah, pasar, dan layanan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya didampingi Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, S.I.P., M.Si., Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Timmy Prasetya H., S.Sos., serta Kazidam V/Brawijaya Kolonel Czi Rinaldo Rusdy. Rombongan disambut oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 084/BJ Brigjen TNI Kohir, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin, S.H., Kajari Sumenep Nislianudin, S.H., Sekda Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., serta sejumlah pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Setibanya di lokasi pembangunan Jembatan Garuda Perintis, kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar. Selanjutnya, Dandim 0827/Sumenep memaparkan perkembangan pembangunan jembatan yang saat ini terus dikerjakan secara bertahap dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

Dalam paparannya, Dandim 0827/Sumenep menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda Perintis Merah Putih bertujuan memudahkan mobilitas warga serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan. Infrastruktur tersebut juga menjadi jalur penting dalam distribusi hasil pertanian, kebutuhan pokok, dan akses pelayanan dasar masyarakat.

Pada kesempatan itu, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mendukung pembangunan jembatan. “Alhamdulillah saya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Dandim bersama jajaran yang tentunya menjadi supervisor para elemen dan didukung sepenuhnya oleh masyarakat Desa Ambunten Tengah dan Ambunten Timur serta Pemkab dan DPRD Sumenep,” ujarnya.

Pangdam V/Brawijaya juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan akses dan konektivitas wilayah pedesaan. Menurutnya, keberadaan jembatan akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkuat hubungan sosial antarwarga.

“Jembatan ini dari aspek ekonomi jelas berguna untuk mengangkut hasil panen, bibit, dan pupuk. Saya titip setelah selesai agar dijaga dengan baik, diperhatikan kapasitas beban kendaraan supaya jembatan tetap awet dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Selain memberikan pengarahan, Pangdam V/Brawijaya juga meninjau langsung progres pembangunan jembatan bersama Forkopimda dan pejabat terkait guna memastikan kualitas konstruksi serta kesiapan pendukung lainnya. Pangdam V/Brawijaya turut meminta dukungan pemerintah daerah melalui dinas terkait agar pembangunan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Besar harapan pembangunan Jembatan Garuda Perintis menjadi bentuk nyata perhatian TNI AD dalam mendukung pemerataan pembangunan dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

( Agung Harry/ payrolisergapnews.com )

Share Berita:
  • Related Posts

    Diduga Tak Berizin, Proyek Wisata Nandanavana Getasan Tuai Polemik dan Intimidasi terhadap Pers

    Upaya konfirmasi oleh sejumlah media, termasuk tim JK TV, justru direspon dengan tekanan fisik dan digital oleh pihak yang mengklaim sebagai representasi pengelola

    Share Berita:

    Lanjutkan
    Diduga Belum Kantongi Izin, Proyek Wisata Nandanavana di Getasan Tuai Sorotan dan Tekanan terhadap Media

    Meski demikian, ketika diminta menjelaskan lebih jauh mengenai status izin pembangunan, Joss tidak memberikan jawaban tegas. Ia justru meminta media menghentikan pemberitaan terkait proyek tersebut.

    Share Berita:

    Lanjutkan

    Tinggalkan Balasan

    Anda Melewatkan

    Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

    Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

    Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

    Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

    Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

    Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

    458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

    458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

    Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

    Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

    Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 Miliar

    Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 Miliar