PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T. menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen yang berlangsung di Aula Hotel Fajar, Kamis (20/8/2026).
Musda VII menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Bireuen untuk melakukan konsolidasi organisasi, mengevaluasi perjalanan kepengurusan sekaligus menentukan arah dan kepengurusan baru partai di tingkat Kabupaten Bireuen.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD I Partai Golkar Aceh H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., anggota DPR RI dari Partai Golkar, unsur Forkopimda Bireuen, pimpinan partai politik se-Kabupaten Bireuen, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Bireuen, pengurus dan sesepuh Golkar, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan serta para peserta Musda.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mukhlis menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Partai Golkar dalam percaturan politik di Kabupaten Bireuen. Ia menilai capaian Golkar pada Pemilu sebelumnya yang berhasil memperoleh dukungan besar masyarakat dan menempatkan kadernya pada posisi signifikan di DPRK Bireuen merupakan sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja politik yang nyata.
Menurutnya, kekuatan politik tidak semata-mata diukur dari perolehan kursi, tetapi juga dari sejauh mana partai mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat serta ikut membangun daerah.
Bupati berharap Fraksi Partai Golkar di DPRK Bireuen dapat menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah daerah yang kritis sekaligus konstruktif, terutama dalam mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan berkeadilan.
“Melalui MUSDA VII ini, saya berharap lahir struktur kepengurusan yang solid, berintegritas dan visioner. Perbedaan pandangan politik hendaknya menjadi dinamika demokrasi yang mendewasakan,” ujar Mukhlis.
Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan seluruh kekuatan politik. Menurutnya, perbedaan pilihan dan pandangan politik tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun Bireuen.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh H. M. Salim Fakhry menegaskan bahwa pelaksanaan Musda harus berjalan secara terbuka, demokratis dan sesuai dengan mekanisme organisasi.
Ia mengingatkan seluruh kader agar mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok serta tetap menjaga persatuan dan soliditas dengan seluruh kekuatan politik yang ada di Kabupaten Bireuen.
Musda VII DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua DPD I Partai Golkar Aceh.
Selain agenda organisasi, Musda juga dirangkai dengan pemberian cinderamata kepada empat sesepuh Partai Golkar Bireuen sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi mereka dalam perjalanan panjang organisasi.
Keempat sesepuh tersebut yakni M. Amin Hamzah, S.Pd., Aziz Ishak, H. Zainal Abidin Mahmud dan H. Yusri Abdullah, S.Sos.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa regenerasi dan konsolidasi organisasi harus tetap berjalan beriringan dengan penghargaan terhadap para tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi perkembangan Partai Golkar di Kabupaten Bireuen.
Dengan semangat konsolidasi dan kebersamaan, Musda VII diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang semakin solid serta membawa Partai Golkar Bireuen lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat dan berkontribusi positif terhadap pembangunan daerah.
#patrolisergapnews.com. (fahkrurrazi Ar)








