Didiskualifikasi Saat Unggul 5-1, GWI Kota Tangerang Protes Dugaan Diskriminasi di Ajang Fun Futsal Walikota Cup

PATROLISERGAPNEWS.COM – Tangerang – 26 Agustus 2026. Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Kota Tangerang melayangkan protes atas dugaan tindakan diskriminatif oleh panitia dalam ajang Fun Futsal Wali Kota Tangerang Cup Kemerdekaan antar Organisasi Wartawan.

Kejadian bermula saat pertandingan antara GWI melawan WAMEN ( Wartawan Parlemen) masih berlangsung dengan skor 5-1 untuk kemenangan GWI. Tiba-tiba panitia menghentikan pertandingan dengan alasan GWI ” tidak pernah menaikkan berita”.

” Mana rilisan nya ? Pernah bikin berita ga dia ? ” Ucap salah satu panitia

Padahal di saat technical meeting bersama panitia, persyaratan peserta harus seorang wartawan dan usia di atas 30 tahun dan anggota dari organisasi wartawan, tidak tercantum harus punya berita dan naikin berita. Karena yang nama nya wartawan pasti memiliki karya masing-masing.

Persyaratan tersebut telah dilengkapi oleh GWI. Dan himbauan Wali Kota Tangerang dalam acara tersebut adalah kegiatan silaturahmi antar organisasi wartawan yang tidak mempermasalahkan siapa menang atau kalah.

“Ini bukan soal kalah menang atau soal diskualifikasi. Yang kami pertanyakan, kalau memang takut kalah kenapa kami diundang? Panitia juga tidak berhak memberhentikan pertandingan di tengah jalan, apalagi kami sudah unggul,” tegas perwakilan GWI Kota Tangerang.

Selain itu, wartawan GWI juga mengaku mendapat intimidasi dari beberapa oknum ketua organisasi baik yang jadi panitia maupun bukan. Bahkan muncul celetukan dari salah satu ketua organisasi yang menjadi panitia: “nanti juga dikasih ongkos yang kalah”

GWI menilai tindakan tersebut mencederai semangat kebersamaan dan kolaborasi yang diusung dalam poster acara bertajuk “Bersama Bersinergi Perkuat Kolaborasi”.

“Kami datang sebagai peserta dengan semangat silaturahmi. Seharusnya ajang ini mempererat, bukan memecah belah antar organisasi wartawan,” lanjutnya.

GWI Kota Tangerang mendesak Pemkot Tangerang dan pihak penyelenggara untuk memberikan klarifikasi terbuka. GWI juga meminta agar etika dan sportivitas dijaga dalam setiap kegiatan yang melibatkan insan pers.

“Ini diskriminasi sesama profesi yang di lakukan oleh beberapa oknum ketua organisasi, dan menciderai walikota Tangerang dan HUT Kemerdekaan RI” tutup punggawa GWI.

Robet: patrolisergapnews.com

Share Berita:

Related Posts

KPK: Pemberantasan Korupsi Tak Cukup Hukum Pelaku, Aset Hasil Kejahatan Harus Dikembalikan

Urgensi mengejar aset hasil korupsi juga semakin besar karena korupsi masih menjadi salah satu sumber utama risiko pencucian uang di Indonesia.

Share Berita:

Lanjutkan
Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

AGUNG, seorang karyawan yang telah mengabdi selama sembilan tahun di SPBU 24.331.69 kawasan Selindung Baru Pangkalpinang, mengaku menjadi korban pemecatan sepihak yang dibalut dengan rekayasa pengunduran diri.

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 Miliar

Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 Miliar