BGN Masih Kaji Produksi Massal Alat Pemindai Makanan Basi

PATROLISERGAPNEWS.COM – Jakarta – KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menuturkan bahwa pihaknya masih membahas kelanjutan alat pemindai makanan basi yang rencananya akan digunakan untuk pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Alat tersebut, kata dia, masih dikaji bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna memaksimalkan kegunaannya sebelum diproduksi secara massal.

“Masih butuh beberapa waktu. Itu kan kemarin prototipenya. Bagaimana caranya supaya bisa diproduksi massal,” ujar Sudaryono saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Rabu, 26 Agustus 2026.

Ia menjelaskan cara kerja alat tersebut yang mirip dengan sistem sensor uap. “Jadi uapnya itu di-catch kimianya, kemudian dianalisis,” kata Sudaryono. Menurutnya, alat ini merupakan sebuah inovasi yang sangat baik.

Kendati demikian, Sudaryono belum dapat memastikan apakah alat pemindai makanan basi tersebut nantinya akan ditempatkan di setiap sekolah atau tidak. Ia juga masih mengecek perkiraan harga serta ketersediaan produksinya. “Kami masih cek semua availability-nya, berapa banyak yang bisa diproduksi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala BRIN Arif Satria menyatakan bahwa alat detektor tersebut belum dapat digunakan dalam waktu dekat. Ia menuturkan bahwa para peneliti BRIN masih menyempurnakan teknologi tersebut.

“Masih perlu satu tahapan lagi. Masih perlu disempurnakan,” kata Arif pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Ahli gizi Tan Shot Yen mengkritik gagasan penggunaan alat pendeteksi makanan basi tersebut. Menurut dia, alat itu tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap pencegahan keracunan MBG. Karena, menurut dia, makanan yang menyebabkan keracunan tidak selalu menunjukkan tanda pembusukan. “Kan, hanya bisa mendeteksi makanan basi. Bagaimana kalau makanan itu tercemar bakteri E.coli atau salmonela?” kata dia.

Robet patrolisergapnews.com

Editor: Ulyasari

Share Berita:

Related Posts

HRD Imbau Pengurus DPC, DPAC hingga DPRt PKB se-Aceh Aktif di Media Digital, Viralkan Setiap Kegiatan Partai

Penegasan tersebut disampaikan HRD saat membuka Rapat Konsolidasi DPC PKB Bireuen yang membahas penguatan struktur DPAC, DPRt, serta pentingnya penguasaan dunia digital dalam politik.

Share Berita:

Lanjutkan
HRD Pimpin Rapat Konsolidasi PKB Aceh, Fokus Penguatan Struktur DPAC, DPRt dan Pentingnya Dunia Digital dalam Politik

Penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa serta optimalisasi teknologi digital menjadi fokus utama dalam konsolidasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh.

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

Presiden Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino dan Ketahanan Pangan

Presiden Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino dan Ketahanan Pangan

Polres Bojonegoro Gelar Audiensi dengan SPBU, Perkuat Pengawasan Distribusi BBM

Polres Bojonegoro Gelar Audiensi dengan SPBU, Perkuat Pengawasan Distribusi BBM