PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, pada Minggu (11/10/2026) sejak pukul 17.00 WIB hingga malam hari mengakibatkan saluran pembawa air menuju Paya Sikameh, Desa Jaba, tersumbat. Dampaknya, air meluap hingga menyebabkan jalan menuju UPTD SD Negeri 17 Kecamatan Peudada mengalami erosi dan dipenuhi lumpur.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama ketika hujan deras kembali mengguyur kawasan tersebut. Saluran air yang tersumbat serta kondisi jembatan yang dinilai terlalu rendah dan sempit disebut menjadi persoalan yang perlu segera mendapat perhatian pemerintah.
Geuchik Desa Jaba, Saifullah Jaba, menyampaikan kepada media bahwa jembatan di lokasi tersebut perlu diperlebar dan ditingkatkan kapasitasnya agar mampu menampung aliran air ketika debit meningkat saat hujan deras.
Menurutnya, badan jembatan yang kurang lebar dan posisi jembatan yang rendah membuat air mudah meluap ketika aliran meningkat.
“Kami meminta pemerintah segera memperbaiki dan memperlebar jembatan tersebut. Jika tidak segera ditangani, setiap musim hujan kami khawatir kejadian luapan air seperti ini akan terus berulang,” demikian keluhan yang disampaikan Geuchik Desa Jaba.
Ia berharap pemerintah dan instansi terkait turun langsung ke lokasi untuk memeriksa kondisi saluran air, jembatan, serta badan jalan yang mengalami erosi dan tertutup lumpur.
Warga berharap ada penanganan nyata sebelum kerusakan semakin parah. Perbaikan saluran pembawa air dan peningkatan kapasitas jembatan dinilai penting untuk mengurangi risiko luapan air, menjaga akses jalan menuju UPTD SD Negeri 17, serta mencegah kerusakan infrastruktur yang lebih luas.
Patrolisergapnews.com akan terus menyampaikan informasi perkembangan kondisi di Desa Jaba dan menantikan tanggapan dari pihak pemerintah terkait.
Zulfikar melaporkan dari Peudada.
Editor: Ulyasari








