KUALA KUKUE TERTIMBUN PASCA BANJIR: WARGA TURUN TANGAN SENDIRI – PEMERINTAHAR DIPANGGIL TANGGUNG JAWAB

PATROLISERGAPNEWS.COM – PEUDADA, BIREUEN – Banjir melanda 26 November 2025 lalu, namun penanganan Kuala Kukue hingga kini nyaris tak terlihat. Endapan dan material sisa banjir menyumbat aliran, menyempitkan saluran, dan mengancam risiko luapan kembali. Tak tahan menunggu, warga Desa Kukue akhirnya turun sendiri.

Dengan sekop, cangkul, dan tenaga sendiri – tanpa peralatan memadai, tanpa dukungan instansi – warga bergotong royong mengeruk kuala secara manual. Ini bukan sekadar kerja bakti: ini tindakan terpaksa karena tugas pokok pemerintah belum dijalankan.

“Kami keruk sendiri karena tak ada yang datang. Kami membersihkan agar air mengalir – tapi ini bukan tugas warga. Ini kewajiban Pengairan dan Kelautan. Turunlah ke sini, lihatlah sendiri kondisinya, dan kerjakanlah apa yang menjadi tanggung jawab negara,” tegas warga di lokasi.

Kepedulian warga tidak boleh dijadikan alasan pemerintah untuk berdiam diri. Apa yang dilakukan warga hanyalah obat darurat. Hanya penanganan profesional, menyeluruh, dan berkelanjutan dari instansi berwenang yang dapat menjamin Kuala Kukue aman dan berfungsi layaknya.

Jangan biarkan warga menggantikan peran pemerintah. Jangan tunggu banjir datang baru bergerak. Masyarakat menuntut: Dinas Pengairan dan Kelautan segera turun, tinjau langsung, dan laksanakan penanganan yang layak. Rakyat sudah bekerja – sekarang giliran pemerintah menjalankan amanahnya.

Laporan: Zulfikar patrolisergapnews.com

Share Berita:

Related Posts

Hujan Lebat Picu Luapan Air di Desa Jaba, Jalan Menuju UPTD SD 17 Terkikis dan Berlumpur

Dampaknya Dampaknya air meluap hingga menyebabkan jalan menuju UPTD SD Negeri 17 Kecamatan Peudada mengalami erosi dan dipenuhi lumpur. air meluap hingga menyebabkan jalan menuju UPTD SD Negeri 17 Kecamatan Peudada mengalami erosi dan dipenuhi lumpur.

Share Berita:

Lanjutkan
IPMASTIM Kupang Serahkan Kajian Tambang Emas Ilegal Wanggameti Sumba Timur kepada DPRD Provinsi NTT

Kajian tersebut diserahkan kepada pimpinan rapat dan perwakilan DPRD NTT usai pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di Ruang Rapat Kelimutu, DPRD Provinsi NTT.

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

Presiden Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino dan Ketahanan Pangan

Presiden Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino dan Ketahanan Pangan

Polres Bojonegoro Gelar Audiensi dengan SPBU, Perkuat Pengawasan Distribusi BBM

Polres Bojonegoro Gelar Audiensi dengan SPBU, Perkuat Pengawasan Distribusi BBM