PATROLISERGAPNEWS.COM – PEUDADA – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Dayah Darul Muhajirin Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Pada momentum hari besar umat Islam tersebut, Dayah Darul Muhajirin melaksanakan penyembelihan dua ekor sapi kurban yang diperuntukkan bagi jamaah pengajian serta masyarakat yang berhak menerima manfaat kurban.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban berlangsung di lingkungan Dayah Darul Muhajirin dengan melibatkan para pengurus dayah, santri, jamaah pengajian, dan masyarakat sekitar. Sejak pagi hari, suasana kebersamaan tampak begitu terasa. Warga bergotong royong membantu proses penyembelihan, pemotongan, hingga pengemasan daging kurban yang selanjutnya dibagikan kepada para penerima.
Pimpinan Dayah Darul Muhajirin Peudada, Tgk. Rusli Ismail, S.Pd.I, mengatakan bahwa ibadah kurban merupakan salah satu syariat Islam yang memiliki makna sangat mendalam. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, kurban juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan mempererat hubungan persaudaraan antar umat Islam.
Menurutnya, pelaksanaan kurban tahun ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT sekaligus upaya menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.
“Alhamdulillah, pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ini Dayah Darul Muhajirin Peudada dapat melaksanakan penyembelihan dua ekor sapi kurban yang akan dibagikan kepada jamaah pengajian dan masyarakat yang berhak menerimanya. Kami berharap melalui pelaksanaan kurban ini dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mempererat hubungan ukhuwah Islamiah di antara sesama jamaah,” ujar Tgk. Rusli Ismail, Rabu (28/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa sebanyak 178 jamaah pengajian menjadi bagian dari penerima manfaat kurban tahun ini. Proses pembagian daging dilakukan secara tertib dan merata agar seluruh jamaah dapat merasakan kebahagiaan serta keberkahan Hari Raya Idul Adha.
Lebih lanjut, Tgk. Rusli Ismail menuturkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah kurban tidak hanya sebatas menyembelih hewan. Di balik pelaksanaannya terdapat pelajaran penting tentang keikhlasan, pengorbanan, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama manusia.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menjadi dasar pelaksanaan ibadah kurban. Menurutnya, semangat pengorbanan yang dicontohkan kedua nabi tersebut harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, lingkungan masyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sosial.
“Melalui ibadah kurban, kita diajarkan untuk mengutamakan kepentingan bersama, membantu mereka yang membutuhkan, serta membangun rasa persaudaraan yang kuat. Nilai-nilai inilah yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Pelaksanaan kurban di Dayah Darul Muhajirin juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarjamaah pengajian yang selama ini aktif mengikuti berbagai kegiatan keagamaan.
Momen berkumpul dalam suasana Idul Adha memberikan kesempatan bagi jamaah untuk saling bertukar kabar, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kebersamaan dalam bingkai ajaran Islam.
Selain itu, kegiatan kurban tersebut mendapat sambutan positif dari jamaah dan masyarakat sekitar. Mereka mengaku bersyukur karena masih dapat merasakan manfaat dari pelaksanaan ibadah kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Dayah Darul Muhajirin.
Bagi Dayah Darul Muhajirin, pelaksanaan kurban bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari upaya membangun karakter umat yang peduli, saling membantu, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap sesama. Semangat berbagi yang tercermin dalam ibadah kurban diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
Dengan terselenggaranya penyembelihan dua ekor sapi kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah ini, Dayah Darul Muhajirin Peudada berharap keberkahan senantiasa menyertai seluruh jamaah, santri, dan masyarakat.
Selain itu, semangat ukhuwah Islamiah yang telah terjalin dapat terus dipelihara sehingga tercipta kehidupan yang harmonis, damai, dan penuh kepedulian sosial.
“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kurban para pekurban, melimpahkan keberkahan kepada seluruh jamaah, dan menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat ukhuwah Islamiah di tengah masyarakat,” tutup Tgk. Rusli Ismail.
(Redaksi Patrolisergapnews.com)








