PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – 3 Oktober 2026 – Di tengah proses pemulihan daerah pascabencana, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, mengajak masyarakat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen secara sederhana, penuh rasa syukur, dan tetap mengedepankan semangat kebersamaan.
Hal itu disampaikan Bupati Mukhlis dalam konferensi pers bersama wartawan yang meliput kegiatan di Kabupaten Bireuen. Ia menegaskan, peringatan hari jadi daerah tetap penting sebagai momentum mempererat persaudaraan dan membangun optimisme, namun pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kondisi daerah dan masyarakat.
“Yang paling penting bukan kemeriahan acaranya, tetapi bagaimana kita menjaga kebersamaan, saling peduli, dan bersama-sama membangun Bireuen,” ujar Bupati Mukhlis.
Menurutnya, peringatan HUT tidak harus diwujudkan melalui kegiatan yang berlebihan. Nilai utama hari jadi justru terletak pada bagaimana momentum tersebut dapat memperkuat kepedulian sosial, gotong royong, dan persatuan masyarakat.
Bupati Ajak Pers Sampaikan Informasi kepada Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mukhlis juga menyampaikan apresiasi terhadap peran insan pers dalam menyampaikan informasi pembangunan dan berbagai agenda daerah kepada masyarakat.
Ia berharap media dapat mendukung publikasi rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Bireuen secara akurat, informatif, berimbang, dan proporsional, sehingga masyarakat mengetahui sekaligus dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan.
“Teman-teman pers adalah bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap dukungan pemberitaan untuk rangkaian HUT Bireuen tahun ini, sehingga masyarakat dapat mengetahui dan ikut mengambil bagian dalam momentum hari jadi daerah,” kata Bupati.
Menurutnya, peran pers bukan hanya menyampaikan informasi mengenai kegiatan seremonial, tetapi juga membantu menghadirkan gambaran mengenai perjalanan dan dinamika Kabupaten Bireuen kepada masyarakat.
Sederhana, tetapi Tetap Bermakna
Bupati Mukhlis menegaskan, pelaksanaan HUT secara sederhana bukan berarti mengurangi makna maupun penghormatan terhadap hari jadi Kabupaten Bireuen.
Kesederhanaan tersebut merupakan bentuk penyesuaian dengan kondisi daerah, khususnya ketika sebagian masyarakat masih berada dalam proses pemulihan pascabencana.
Karena itu, rangkaian HUT ke-27 diharapkan dapat berlangsung secara tertib, aman, dan khidmat, dengan tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk merasakan dan mengambil bagian dalam momentum hari jadi daerah.
Bupati juga mengajak jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, organisasi kemasyarakatan, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif selama rangkaian peringatan berlangsung.
27 Tahun Bireuen, Memperkuat Tekad Bersama
Memasuki usia ke-27, Kabupaten Bireuen telah melalui perjalanan panjang dengan berbagai dinamika dan tantangan. Momentum hari jadi menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan tersebut sekaligus memperkuat komitmen menghadapi berbagai agenda pembangunan ke depan.
Terlebih dalam situasi pemulihan pascabencana, semangat saling membantu dan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dalam membangun kembali kehidupan masyarakat.
Dengan semangat “Bireuen Bersalawat, Gemilang Datang Padamu, Bila Tekad Kukuh Berpadu”, HUT ke-27 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Pada akhirnya, makna hari jadi tidak hanya terletak pada kemeriahan perayaan, tetapi pada nilai kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.
Dalam kesederhanaan, Bireuen merawat rasa syukur. Dalam kebersamaan, masyarakat memperkuat kepedulian. Dan dengan tekad yang berpadu, perjalanan Bireuen ke depan diharapkan terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik.
Patrolisergapnews.com
Fahkrurrazi AR








