HUT ke-81 RI di Bireuen Berlangsung Khidmat, 35 Paskibraka Sukses Kibarkan Sang Merah Putih

PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026 berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eks Stadion Cot Gapu, Bireuen, Senin pagi, 17 Agustus 2026.

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Lettu Inf. Andi Adianto Yudha Prawira, S.Tr.(Han), dipercaya sebagai Komandan Upacara, sedangkan Kapten Arh. M. Agus Apriansyah bertugas sebagai Perwira Upacara.

Upacara tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Para pejabat dan undangan turut mengenakan pakaian adat Aceh sebagai bagian dari nuansa kebudayaan dalam peringatan hari bersejarah tersebut.

Salah satu momen paling sakral dalam upacara adalah prosesi pengibaran Sang Merah Putih yang dilaksanakan oleh 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen Tahun 2026.

Para anggota Paskibraka tersebut merupakan putra-putri terbaik yang berasal dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Bireuen. Mereka menjalankan tugas dengan penuh disiplin, ketelitian, dan tanggung jawab hingga seluruh prosesi pengibaran bendera berlangsung lancar.

Komandan Kompi Paskibraka dipercayakan kepada Letda Inf. Muhammad Ega Daryanto, yang juga menjabat sebagai Danton Drone Kompi Bantuan Yonif 113/Jaya Sakti.

Dalam prosesi pengibaran bendera, pembawa baki dipercayakan kepada Saskya Syaliandria, siswi SMA Negeri 1 Bireuen.

Sementara itu, Kelompok 8 yang bertugas dalam prosesi pengibaran Bendera Merah Putih terdiri atas Rafif Putra Alhaska, siswa SMA Negeri 1 Bireuen, sebagai pengibar; Muhammad Sultan Alrifqi, siswa SMA Sukma Bangsa Bireuen, sebagai pengerek; serta Raka Bimantara, siswa MAN 4 Bireuen, yang dipercaya sebagai Danpas Kelompok 8.

Rangkaian upacara turut diisi pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ketua KNPI Kabupaten Bireuen, Abdul Halim, S.Sos. Sementara pembacaan doa dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd.

Suasana upacara semakin semarak dengan iringan Marching Band Sanggar Batee Kureng SMP Negeri 1 Bireuen yang dipercaya sebagai Korps Musik (Korsik).

Tidak hanya berlangsung khidmat, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Bireuen juga menjadi panggung bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas seni dan budaya.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah tari kolosal yang melibatkan sebanyak 120 penari dari SMP Negeri 1 Bireuen. Penampilan tersebut turut memberikan warna tersendiri dalam rangkaian peringatan kemerdekaan.

Selain tari kolosal, turut ditampilkan Colour Guard Ensemble hasil kolaborasi Marching Band Sanggar Batee Kureng SMP Negeri 1 Bireuen dengan Sanggar Bunggoeng Nanggroe SMP Negeri 2 Bireuen.

Kemeriahan semakin lengkap dengan penampilan drumband cilik dari TK Kartika XIV-10 Yonif RK 113/JS serta pertunjukan seni bela diri pencak silat dari Perguruan Tapak Suci UMMAH.

Seluruh rangkaian upacara dan pertunjukan berlangsung tertib, lancar, dan khidmat. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bireuen bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Semangat kemerdekaan diharapkan terus hidup dan diwariskan kepada generasi penerus, tidak hanya melalui upacara dan peringatan, tetapi juga melalui karya, pengabdian, persatuan, dan kontribusi nyata bagi daerah serta bangsa.

#patrolisergapnews.com Fakrol: Bireuen

Share Berita:
  • Related Posts

    KPK: Pemberantasan Korupsi Tak Cukup Hukum Pelaku, Aset Hasil Kejahatan Harus Dikembalikan

    Urgensi mengejar aset hasil korupsi juga semakin besar karena korupsi masih menjadi salah satu sumber utama risiko pencucian uang di Indonesia.

    Share Berita:

    Lanjutkan
    Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

    AGUNG, seorang karyawan yang telah mengabdi selama sembilan tahun di SPBU 24.331.69 kawasan Selindung Baru Pangkalpinang, mengaku menjadi korban pemecatan sepihak yang dibalut dengan rekayasa pengunduran diri.

    Share Berita:

    Lanjutkan

    Tinggalkan Balasan

    Anda Melewatkan

    Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

    Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

    Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

    Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

    Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

    Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

    458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

    458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

    Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

    Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

    Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 Miliar

    Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 Miliar