Mengetuk Pintu Langit: Kisah Rusdi Asmi, Pemuda Disabilitas yang Berjuang di Tengah Senyapnya Kepedulian

PATROLISERGAPNEWS.COM – Solok Selatan – Di sebuah sudut pelosok Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, hidup seorang pemuda bernama Rusdi Asmi yang harus menjalani kehidupan penuh keterbatasan dan perjuangan. Di usia 28 tahun, ketika banyak pemuda seusianya tengah membangun masa depan, Rusdi justru berjuang untuk sekadar bertahan hidup bersama ibunya yang telah lanjut usia dan sakit-sakitan.

Rusdi merupakan penyandang disabilitas sejak lahir. Kondisi fisiknya membuat dirinya kesulitan untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Lebih memilukan lagi, Rusdi adalah seorang yatim yang kini hanya tinggal bersama sang ibu yang dahulu bekerja serabutan di sawah milik warga demi mencukupi kebutuhan keluarga.

Namun kini, usia senja dan kondisi kesehatan yang menurun membuat ibunya tak lagi mampu bekerja.

Kehidupan keduanya pun semakin memprihatinkan di tengah minimnya perhatian dan bantuan yang mereka terima.
Jeritan di Tengah Kesunyian
Kisah pilu Rusdi mencuat setelah percakapannya dengan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia atau PPWI, Wilson Lalengke, tersebar luas. Dalam pesan singkat melalui WhatsApp, Rusdi mengungkapkan kesedihannya.

“Siapa yang bantu Pak Rusdi selama ini? Tidak ada yang bantu kami, Pak. Ibu saya dulu kerja di sawah orang, sekarang sudah tua tidak bisa kerja lagi. Tolonglah, Pak…”
Ucapan sederhana itu menjadi gambaran nyata bahwa masih ada masyarakat kecil yang belum tersentuh bantuan secara maksimal, khususnya penyandang yuu disabilitas dan warga miskin di daerah terpencil.
Ujian bagi Kepedulian Negara
Kondisi yang dialami Rusdi Asmi menjadi pengingat bahwa amanat Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 menyebutkan fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Rusdi membutuhkan perhatian nyata, bukan sekadar simpati.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Solok Selatan serta dinas terkait dapat segera turun tangan memberikan bantuan berupa jaminan kesehatan, bantuan pangan, hingga perhatian terhadap kebutuhan khusus sebagai penyandang disabilitas.

Selain pemerintah, para dermawan dan pemilik usaha juga diharapkan dapat ikut membantu meringankan beban hidup Rusdi dan ibunya.

Menggugah Nurani Kemanusiaan***
Kisah Rusdi Asmi bukan hanya tentang kemiskinan, tetapi tentang perjuangan mempertahankan martabat hidup di tengah keterbatasan. Banyak pihak menilai bahwa kepedulian sosial harus kembali dihidupkan agar tidak ada warga yang merasa ditinggalkan.

Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, menegaskan bahwa rakyat kecil harus mendapatkan perhatian yang layak dari negara dan seluruh elemen masyarakat.

“Jangan sampai ada warga yang merasa sendiri menghadapi kesulitan hidup. Kepedulian adalah bentuk nyata kemanusiaan,” ujarnya.

Mari Ulurkan Tangan
Rusdi Asmi tidak meminta kemewahan. Ia hanya ingin dapat hidup layak bersama ibunya yang kini dalam kondisi lemah dan sakit-sakitan.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut atau membantu kondisi Rusdi Asmi, dapat menghubungi Sekretariat PPWI Nasional melalui kontak 081371549165 (Shony).

Semoga kisah ini mampu mengetuk hati banyak pihak agar kepedulian sosial tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata.

Ulyasari: patrolisergapnews.com

Share Berita:

Related Posts

KPK: Pemberantasan Korupsi Tak Cukup Hukum Pelaku, Aset Hasil Kejahatan Harus Dikembalikan

Urgensi mengejar aset hasil korupsi juga semakin besar karena korupsi masih menjadi salah satu sumber utama risiko pencucian uang di Indonesia.

Share Berita:

Lanjutkan
Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

AGUNG, seorang karyawan yang telah mengabdi selama sembilan tahun di SPBU 24.331.69 kawasan Selindung Baru Pangkalpinang, mengaku menjadi korban pemecatan sepihak yang dibalut dengan rekayasa pengunduran diri.

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Jaga Silaturahmi, Keluarga Besar Patrolisergapnews TV Jenguk Om Harri yang Sedang Sakit di RS Bhayangkara Semarang

Jaga Silaturahmi, Keluarga Besar Patrolisergapnews TV Jenguk Om Harri yang Sedang Sakit di RS Bhayangkara Semarang

Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti