PATROLISERGAPNEWS.COM – PEUDADA, BIREUEN – Ratusan warga Gampong Pulo Lawang, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, tumpah ruah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Acara yang dipusatkan di halaman gampong setempat ini menjadi momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meneguhkan semangat gotong royong antarwarga.
Suasana gampong tampak semarak sejak pagi hari dengan bentangan dekorasi khas, payung-payung hias, dan pernak-pernik keagamaan. Pemuda dan masyarakat setempat tampak antusias bekerja sama memastikan seluruh rangkaian agenda berjalan tertib dan sukses.
Ketua Panitia Pelaksana, Maulidin, menyampaikan apresiasi mendalam atas partisipasi aktif dan swadaya dari seluruh lapisan masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh warga Gampong Pulo Lawang yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan materi untuk menyukseskan peringatan Maulid ini. Semoga nilai-nilai kebersamaan dan kekompakan yang telah terbina dapat terus kita jaga ke depannya,” ujar Maulidin dalam laporannya.
Rangkaian utama kegiatan diisi dengan pembacaan selawat secara bersama-sama, zikir, doa bersama, serta kenduri Maulid. Kemeriahan acara adat ini semakin terasa saat memasuki sesi hidangan bersama. Warga menyantap kuah beulangong, kuliner khas Aceh yang dimasak secara gotong royong oleh Syukri dan Cek Lan. Sebagai penutup rangkaian, warga menikmati Sanger Kupi hangat bersama-sama sembari bercengkerama dalam suasana penuh kekeluargaan.
Geuchik Gampong Pulo Lawang, Taufik Wahyudi, SE, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Ia menyerukan agar momentum keagamaan ini dijadikan fondasi dasar dalam memperkuat persatuan warga demi pembangunan desa.
“Kita ingin esensi dari Maulid Nabi ini benar-benar menyentuh aspek kehidupan sehari-hari, terutama dalam meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. Poin paling krusial bagi kita saat ini adalah bagaimana menjaga persatuan dan kekompakan,” kata Taufik.
Taufik juga mengingatkan bahwa sinergi dan stabilitas sosial di tingkat gampong merupakan kunci utama kesuksesan pembangunan daerah.
“Dalam membangun gampong, kita wajib bersatu, saling menopang, dan membuang ego sektoral. Jika masyarakat kompak, insyaallah apa pun program kemajuan yang kita rencanakan untuk Pulo Lawang akan berjalan dengan lebih mudah. Mari jadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman hidup: jaga persatuan, tangkal potensi perpecahan, dan rawat terus tradisi gotong royong,” pungkas Taufik Wahyudi.
Pewarta: Zulfikar patrolisergapnews.com
Editor: Ulyasari







