Tokoh Masyarakat Dusun Rangan Seha dan Desa Galinggang Bantah Tuduhan Akun Facebook Radar Sampit

PATROLISERGAPNEWS.COM – Kalimantan Tengah, Katingan – Tokoh masyarakat Dusun Rangan Seha dan tokoh masyarakat Desa Galinggang secara resmi menyampaikan klarifikasi dan bantahan atas informasi yang dipublikasikan oleh akun Facebook Radar Sampit pada Rabu (04/03/2026). Dalam pernyataan yang mewakili masyarakat luas, para tokoh masyarakat menegaskan bahwa tuduhan terkait pencemaran lingkungan, khususnya sungai, yang diarahkan kepada masyarakat adalah tidak benar dan tidak berdasar.

“Kami menegaskan bahwa selama ini tidak ada masyarakat kami yang melakukan pencemaran lingkungan seperti yang dituduhkan. Informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan merupakan pernyataan sepihak,” tegas perwakilan tokoh masyarakat.

Masyarakat mengimbau kepada publik agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Mereka juga meminta agar pihak-pihak tertentu tidak mencari-cari kesalahan masyarakat apabila tidak mampu memberikan solusi maupun membuka lapangan pekerjaan bagi warga setempat.“Selama masyarakat tidak pernah mengganggu pekerjaan pihak mana pun, termasuk pekerjaan Kelian, maka tidak ada alasan untuk mencari-cari kesalahan masyarakat atau menyebarkan fitnah yang mencemarkan nama baik warga,” lanjutnya.

Tokoh masyarakat juga menekankan agar tidak ada pihak yang membawa atau mengatasnamakan masyarakat tanpa dasar dan persetujuan yang jelas.

Selain itu, mereka turut meluruskan informasi terkait nama Busran dan Ihan. Tokoh masyarakat menegaskan bahwa keduanya bukan berprofesi sebagai nelayan dan sudah beberapa bulan tidak berada di desa maupun dusun. Mereka hanya sesekali kembali ke kampung apabila ada acara keluarga.

Kepala Desa Galinggang, Sarkawi, saat dikonfirmasi media melalui pesan WhatsApp pribadinya, membenarkan bahwa Busran dan Ihan memang berdomisili di wilayah Desa Galinggang. Namun, menurutnya, keduanya sudah beberapa bulan tidak terlihat berada di desa ataupun di dusun, dan biasanya hanya datang ketika ada keperluan keluarga.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga nama baik masyarakat, para tokoh masyarakat bersama warga menyatakan akan mengambil langkah tegas pada pekan depan dengan membuat laporan resmi kepada pihak penegak hukum. Langkah ini ditempuh agar pihak-pihak yang menyebarkan fitnah dan berita bohong dapat diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

“Masyarakat memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Oleh karena itu, kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui jalur hukum agar menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih bijak dalam menyampaikan informasi,” tutup pernyataan tersebut.

(IW) patrolisergapnews.com

Share Berita:
  • Related Posts

    Rumah Ludes Terbakar, Al-Qur’an Tetap Utuh! PMI Bireuen Salurkan Bantuan Masa Panik

    Peristiwa kebakaran ini menyisakan duka bagi keluarga Muzakkir. Namun, kisah Al-Qur’an yang tetap utuh di tengah rumah yang terbakar menjadi salah satu hal yang paling menyita perhatian warga di Gampong Meunasah Bungo.

    Share Berita:

    Lanjutkan
    Dini Hari Mencekam! Rumah Warga Meunasah Bungo Dilalap Si Jago Merah

    Suasana dini hari di Desa Meunasah Bungo, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, mendadak mencekam. Satu unit rumah milik Muzakkir (48) dilalap api

    Share Berita:

    Lanjutkan

    Tinggalkan Balasan

    Anda Melewatkan

    Polres Purworejo Gelar Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolsek, Kapolres Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan

    Polres Purworejo Gelar Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolsek, Kapolres Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan

    Polres Bireuen Gelar Donor Darah Sambut Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

    Polres Bireuen Gelar Donor Darah Sambut Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

    Polres Bireuen Gelar Ngopi Bersama Masyarakat, Dengarkan Aspirasi dan Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas.

    Polres Bireuen Gelar Ngopi Bersama Masyarakat, Dengarkan Aspirasi dan Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas.

    Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

    Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

    Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

    Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

    Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

    Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.