HRD Minta Kementerian PU Prioritaskan Perbaikan Irigasi Jambo Aye, Petani Harus Segera Turun ke Sawah

PPATROLISERGAPNEW.COM – LHOKSUKON – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), H Ruslan M Daud (HRD), meminta Kementerian Pekerjaan Umum untuk memprioritaskan pemulihan dan perbaikan Irigasi Jambo Aye yang rusak akibat banjir dan longsor akhir November lalu, sebagai langkah strategis membangkitkan kembali sektor pertanian Aceh Utara.

Permintaan tersebut disampaikan saat kunjungan lapangan bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, didampingi Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, pada Kamis, 1 Januari 2026.

HRD menegaskan Irigasi Jambo Aye merupakan urat nadi perekonomian masyarakat karena menjadi sumber pengairan utama bagi lahan pertanian di wilayah Aceh Utara hingga Aceh Timur. Berdasarkan data Kementerian PU, Daerah Irigasi Jambo Aye mengairi lahan pertanian seluas 19.473 hektare di sisi kiri dan 3.028 hektare di sisi kanan yang meliputi dua kabupaten yaitu Aceh Utara dan sebagian Aceh Timur.

Menurut HRD, jika irigasi tidak segera diperbaiki, petani akan kesulitan bercocok tanam akibat terganggunya aliran air. Kondisi tersebut berpotensi memicu berbagai persoalan ekonomi dan sosial, mulai dari menurunnya pendapatan petani hingga meningkatnya kerawanan sosial di tengah masyarakat.

“Kalau petani tidak bisa bercocok tanam karena sawah tidak dialiri air, dampaknya bukan hanya ekonomi, tapi juga sosial. Ini bisa berujung pada meningkatnya angka kemiskinan dan kriminalitas,” tegas HRD.

Sementara itu, Menteri PU, Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pemulihan Irigasi Jambo Aye saat ini telah dimulai dengan normalisasi sungai serta pembersihan material kayu yang menyumbat bendung akibat banjir. Tahap selanjutnya akan berfokus pada perbaikan tiga bangunan sadap, pembangunan pintu air baru untuk pengaturan aliran yang lebih optimal, serta penguatan tebing sungai sebagai upaya pencegahan banjir ke depan.

HRD berharap langkah cepat Kementerian PU ini dapat memastikan ketersediaan air bagi petani, sehingga aktivitas pertanian kembali berjalan normal dan menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Aceh Utara dan sekitarnya.

#patrolisergapnews id.
(Fahkrurrazi Ar/Ferizal)

Share Berita:

Related Posts

Miris, Gedung SDN 4 Peudada Bireuen Rusak Parah, Siswa dan Guru Cemas Tertimpa Plafon

Berdasarkan pantauan Tim patrolisergapnews.com di lokasi kerusakan terlihat pada beberapa ruang kelas. Meski dari luar kusen jendela tampak masih utuh

Share Berita:

Lanjutkan
Satgas PRR dan BNPB Tinjau Langsung Percepatan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Timur dan Aceh Utara

Pembangunan jembatan bailey di Desa Sawang adalah kebutuhan mutlak untuk membuka isolasi warga dan akses anak sekolah

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Miris, Gedung SDN 4 Peudada Bireuen Rusak Parah, Siswa dan Guru Cemas Tertimpa Plafon

Miris, Gedung SDN 4 Peudada Bireuen Rusak Parah, Siswa dan Guru Cemas Tertimpa Plafon

Satgas PRR dan BNPB Tinjau Langsung Percepatan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Timur dan Aceh Utara

Satgas PRR dan BNPB Tinjau Langsung Percepatan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Timur dan Aceh Utara

Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi

Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi

Polres Pidie Gotong Royong Bersihkan Jalan Terdampak Banjir di Gampong Baro Yaman

Polres Pidie Gotong Royong Bersihkan Jalan Terdampak Banjir di Gampong Baro Yaman

Sudah Dibayar dan Ditempati Belasan Tahun, Tanah di Bergas Mendadak Diminta Kembali oleh Penjual

Sudah Dibayar dan Ditempati Belasan Tahun, Tanah di Bergas Mendadak Diminta Kembali oleh Penjual

PANAS! Syamsuri Lapor Balik H. SMDN ke Polda Kalteng, Dugaan Pengaduan Palsu dan Pencemaran Nama Baik Mengemuka

PANAS! Syamsuri Lapor Balik H. SMDN ke Polda Kalteng, Dugaan Pengaduan Palsu dan Pencemaran Nama Baik Mengemuka