Istri HRD, ibu Hj Faridah Adam Kembali Salurkan Bantuan untuk warga Langsa dan Aceh Tamiang

PATROLISERGAPNEWS.COM – LANGSA – Dalam rangka menindaklanjuti arahan dari Ketua Umum DPP PKB, Gus Abdul Muhaimin Iskandar, Hj Faridah Adam, istri dari H Ruslan Daud (HRD), Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kembali menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Langsa dan Aceh Tamiang, Jumat (13/2/2026).

Bantuan kemanusiaan berupa beras, minyak goreng, mie instan, air mineral dan berbagai kebutuhan pokok lainnya, langsung disalurkan oleh Hj Faridah Adam bersama relawan PKB dan HRD Peduli kepada masyarakat terdampak bencana di dua kabupaten/kota tersebut.

Bantuan yang disalurkan oleh Hj Faridah Adam yang juga Anggota Forum Silaturrahmi Istri (FSI) Anggota DPR RI Fraksi PKB ini, dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriyah. Ini juga merupakan bentuk kepedulian PKB dan HRD Peduli yang terus berlanjut.

“Alhamdulillah kepedulian istri dari bapak HRD ini, bukan baru kali ini, tapi sudah berulang kali, bukan hanya saat terjadi bencana alam, tetapi beliau sudah sering membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan,” kata M Syukur, warga Langsa.

Bahkan pascabencana banjir dan tanah longsor yang menerjang Aceh dan Sumatera, HRD bersama istri dan relawan PKB Peduli juga membuka Posko Kemanusian di Aceh Tamiang dan Kota Langsa.

Hal senada juga dikatakan Rini warga Aceh Tamiang. “Alhamdulillah dengan bantuan dari istri dan pak HRD, dapat membantu meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak bencana dalam menyambut bulan puasa ini,” ujarnya.

Sebelumnya, anggota FSI Fraksi PKB ini juga telah menyalurkan berbagai kebutuhan pokok atau sembako, Alquran, pakaian baru dan lainnya kepada masyarakat terdampak banjir dan tanah longsoro di Langsa dan Aceh Tamiang pada masa tanggap darurat dan pascatanggap darurat.

#patrolisergapnews com. (Fahkrurrazi Ar)

Share Berita:
  • Related Posts

    Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

    Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai transparansi pelayanan, mekanisme pembatalan laporan, pengawasan internal, dan tanggung jawab manajemen terhadap hak-hak pelanggan.

    Share Berita:

    Lanjutkan
    Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

    Selain itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memiliki kewajiban hukum untuk melakukan tindakan preventif demi melindungi warga dari ancaman bencana alam.

    Share Berita:

    Lanjutkan

    Tinggalkan Balasan

    Anda Melewatkan

    Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

    Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

    Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

    Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

    Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

    Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

    Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

    Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

    Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa