PATROLISERGANEWS.COM – BANDUNG – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polresta Bandung berhasil mengungkap 27 kasus peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang dalam kurun waktu April hingga Mei 2026. Dari rangkaian operasi tersebut, petugas mengamankan 30 orang tersangka beserta ribuan butir obat keras dan puluhan gram narkotika berbagai jenis.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen kepolisian dalam menekan angka penyakit masyarakat dan melindungi warga Kabupaten Bandung dari ancaman narkoba.
“Pengungkapan ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari dampak destruktif narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya,” ujar Kombes Pol. Aldi saat memimpin konferensi pers di Mapolresta Bandung, Jumat (8/6/2026).
Dalam ekspose tersebut, Kapolresta didampingi oleh Wakapolresta Bandung AKBP Putu Hendar Binangkari dan Kasat Narkoba Kompol Made Putra Sudistira. Selain mengamankan para tersangka, polisi turut menyita sejumlah barang bukti signifikan, di antaranya:Obat Keras Tertentu (OKT): 3.560 butirSabu: 75,83 gram Narkotika Sintetis: 305,14 gram Minuman Keras: 1.387 botol berbagai merek
Kombes Pol. Aldi menegaskan bahwa maraknya peredaran barang haram tersebut berpotensi besar mengganggu kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Oleh karena itu, pihaknya tidak akan memberikan celah bagi para pelaku untuk beroperasi di wilayah hukum Polresta Bandung.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pengedar narkoba. Tindakan tegas dan terukur akan terus kami lakukan untuk memastikan wilayah ini bersih dari peredaran gelap narkotika,” tegasnya.
Selain melalui upaya penegakan hukum (represif), Polresta Bandung juga mengedepankan langkah preventif dengan menggencarkan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba secara masif ke sekolah-sekolah dan elemen masyarakat lainnya.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dan bersinergi bersama Polri dalam menjaga Kabupaten Bandung agar tetap aman, kondusif, dan bersih dari narkoba,” tutup Aldi.
Robet: patrolisergapnews.com








