Mediasi Deadlock, Polres Kudus Selidiki Dugaan Diskriminasi Siswi SMK PGRI 2 Terkait Tunggakan SPP

PATROLISERGAPNEWS.COM – KUDUS – Kasus dugaan diskriminasi pendidikan yang melibatkan seorang siswi SMK PGRI 2 Kudus, Jawa Tengah, hingga kini masih menyisakan ketidakpastian. Korban, seorang anak dari keluarga tidak mampu yang justru merupakan penerima beasiswa Djarum Foundation, terancam tak naik kelas lantaran dianggap memiliki tunggakan SPP.

Pihak keluarga korban yang didampingi Lembaga Bantuan Hukum Selaras dengan Keadilan menilai ada praktik diskriminasi oleh sekolah. “Pihak sekolah diduga mendiskriminasi antara anak yang mampu dan yang tidak mampu,” tegas T.W. Larasati, S.E., S.H., M.H.Cla dari LBH tersebut saat dikonfirmasi media, Kamis (5/2/2026).

Upaya mediasi yang telah digelar pada Jumat, 10 Oktober 2025 di Ruang PPA Satreskrim Polres Kudus antara orang tua korban dan perwakilan sekolah-Kepala Sekolah Mustam Effendi, S.Pd dan Wali Kelas Ikha Muflikah-ternyata berakhir deadlock atau buntu tanpa titik temu.

Dari sisi sekolah, Mustam Effendi membantah keras segala tuduhan diskriminasi. Ia menyatakan bahwa selama ini tidak pernah ada praktik diskriminasi di institusi yang dipimpinnya.

Namun, Larasati menegaskan bahwa penentu ada tidaknya diskriminasi bukanlah pernyataan kepala sekolah, melainkan hasil penyelidikan pihak berwajib. LBH Selaras dengan Keadilan berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. “Kami mengawal sampai kasus ini benar-benar diselesaikan secara baik, entah mau dipindah sekolah lain atau bagaimana.

Ini tidak boleh menggantung, kasihan anaknya. Masa depan anak masih panjang, dia butuh pengayoman. Ini generasi yang akan datang,” ujar Larasati dengan penuh keprihatinan. Ia menambahkan, sikap sekolah yang seolah-olah “tidak mau tahu” dan mengembalikan semua pada orang tua berpotensi memutus harapan anak untuk menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara.

Respons dari otoritas pendidikan pun terbatas. Pihak Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Wilayah 3 mengakui telah memberikan saran dan arahan kepada sekolah. Namun, karena status SMK PGRI 2 Kudus sebagai sekolah swasta dan tenaga pendidiknya bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), kewenangan dinas terbatas pada pembinaan dan pemberian rekomendasi. “Kalau dari pihak sekolah tidak bisa menerima arahan dari kami, maka kami tidak bisa berbuat apa-apa sampai semua permasalahan itu bisa diselesaikan di pihak kepolisian,” jelas Kepala Cabang Dinas wilayah 3, Deyas Yani Rahmawan, S.STP, MM.

Dengan demikian, beban penyelesaian dan pencarian keadilan sepenuhnya bergantung pada proses penyelidikan yang kini masih ditangani Satreskrim Polres Kudus. Nasib pendidikan dan masa depan sang siswi pun masih tertahan, menunggu kepastian hukum yang adil dan berpihak pada perlindungan anak.

Ulya Dwi Sari : patrolisergapnews.com

Share Berita:
  • Related Posts

    Erles Rareral S.,H M.,H Desak Kajati NTT Basmi Koruptor

    Pengacara Kondang, Erles Rareral, S.H., M.H., melontarkan pernyataan keras kepada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT).

    Share Berita:

    Lanjutkan
    Darurat bencana jadi ruang korupsi akibat 4 celah penyelewengan ini

    KPK menyita barang bukti sekitar Rp5,47 miliar berupa uang tunai, valuta asing, emas dan aset kripto terkait kasus tersebut dengan tersangka Bima Setiawan selaku adik sekaligus tenaga ahli mantan Kepala BNPB Suharyanto, Gabriel Purwaka Sigit, Richard Erlangga selaku tenaga ahli Kepala BNPB dan pihak swasta yakni Direktur PT Trans Lintas Selaras Gery Prasetiawan dan Syifa Nrika Ghifarin.

    Share Berita:

    Lanjutkan

    Tinggalkan Balasan

    Anda Melewatkan

    Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

    Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

    Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

    Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

    Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

    Presiden Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino dan Ketahanan Pangan

    Presiden Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino dan Ketahanan Pangan

    Polres Bojonegoro Gelar Audiensi dengan SPBU, Perkuat Pengawasan Distribusi BBM

    Polres Bojonegoro Gelar Audiensi dengan SPBU, Perkuat Pengawasan Distribusi BBM