Musyawarah Desa Kuta Bahas LPKJ 2025 dan Penetapan APBDes 2026

PATROLISERGAPNEWS.COM – Desa Kuta – Pemerintah desa bersama masyarakat menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LPKJ) pada Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di aula kantor desa setempat dengan suasana tertib dan penuh partisipasi dari berbagai unsur masyarakat.

Musyawarah desa tersebut menjadi forum penting dalam mengevaluasi kinerja pemerintah desa selama satu tahun anggaran sebelumnya, sekaligus menyusun arah kebijakan pembangunan ke depan.

Agenda utama yang dibahas meliputi evaluasi LPKJ Tahun 2025 dan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026.

Selain itu, dalam forum ini juga dibahas program prioritas lainnya, yakni Rumah Desa Sehat (RDS) untuk Triwulan I. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta memperkuat layanan kesehatan berbasis desa.

Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari pemerintah kecamatan Kecamatan Kanatang. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan kepedulian terhadap pembangunan desa.

Dalam jalannya musyawarah, perwakilan pemerintah desa juga menyerahkan dokumen laporan kepada pihak terkait. Penyerahan ini menjadi simbol komitmen pemerintah desa dalam menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran dan program kerja.

Camat Kanatang yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan desa sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, Musyawarah Desa merupakan forum strategis untuk menampung aspirasi warga. Melalui forum ini, berbagai usulan dan kebutuhan masyarakat dapat dirumuskan menjadi kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan Musdes ini, diharapkan seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah Desa Kuta pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan warga melalui pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan.

Martha Kabeba newa: patrolisergapnews.com

Share Berita:

Related Posts

Dinilai Tebang Pilih Terima Aspirasi, Sasaka Nusantara NTB Desak Gubernur Bersikap Objektif

Ketua Umum DPP Sasaka Nusantara NTB, YM. Lalu Ibnu Hajar, menyatakan bahwa pihaknya mengamati adanya standar ganda yang ditunjukkan oleh kepala daerah saat menghadapi gelombang massa pro-pemerintah dan kelompok kritis.

Share Berita:

Lanjutkan
Wakil Wali Kota Tangsel Apresiasi TCF, Tangerang Creative Awards 2026 Jadi Momentum Penguatan Ekosistem Kreatif

sebuah ajang apresiasi bergengsi bagi komunitas kreatif seniman pelaku budaya serta penggerak inovasi di Kota Tangerang Selatan Kegiatan yang didukung oleh Pemerintah Kota Tangerang

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Batu Ceper, Petugas Amankan Tangki Kimia 20.000 Liter

Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Batu Ceper, Petugas Amankan Tangki Kimia 20.000 Liter

Polresta Bandara Soetta Bongkar Jaringan Narkotika Internasional, Etomidate Rp97 Miliar Disita

Polresta Bandara Soetta Bongkar Jaringan Narkotika Internasional, Etomidate Rp97 Miliar Disita

Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Wakapolres Lhokseumawe Hadiri Syukuran HUT ke-80 POM TNI-AD

Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Wakapolres Lhokseumawe Hadiri Syukuran HUT ke-80 POM TNI-AD

Dinilai Tebang Pilih Terima Aspirasi, Sasaka Nusantara NTB Desak Gubernur Bersikap Objektif

Dinilai Tebang Pilih Terima Aspirasi, Sasaka Nusantara NTB Desak Gubernur Bersikap Objektif

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Majelis Peudada Meusaboh Gelar Dakwah Islamiah di Masjid Besar Baitunnur

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Majelis Peudada Meusaboh Gelar Dakwah Islamiah di Masjid Besar Baitunnur

Wakil Wali Kota Tangsel Apresiasi TCF, Tangerang Creative Awards 2026 Jadi Momentum Penguatan Ekosistem Kreatif

Wakil Wali Kota Tangsel Apresiasi TCF, Tangerang Creative Awards 2026 Jadi Momentum Penguatan Ekosistem Kreatif