PATROLISERGAPNEWS.COM – Jakarta – Kantor Pemerintah Kerajaan Maroko mengeluarkan pernyataan resmi mengenai hubungan negara tersebut dengan Amerika Serikat, terutama setelah menerima surat resmi dari Presiden Donald J. Trump kepada Raja Mohammed VI dari Maroko, bertepatan dengan perayaan hari jadi aksesi Raja Mohammed VI ke tahta Kerajaan Maroko. Berikut ini adalah pernyataan resmi dari kantor Raja Maroko yang diterima oleh tim redaksi pada Senin, 3 Agustus 2026.
Rabat (01/08/2026) – Berikut pernyataan dari Royal Office:
Presiden Donald J. Trump kepada Yang Mulia Raja, Semoga Tuhan membantu Dia: “Amerika Serikat tegas: Kami mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara Barat dan mendukung proposal otonomi Maroko yang serius, kredibel, dan realistis sebagai satu-satunya dasar untuk solusi.”
Pada kesempatan peringatan 27 tahun Hari Tahta Agung, Yang Mulia Raja Mohammed VI, semoga Tuhan membantu Dia, menerima Pesan dari Presiden Amerika Serikat, Yang Mulia Donald J. Trump.
Dalam Pesan ini, Presiden Amerika menyampaikan ucapan selamat-Nya kepada Yang Mulia Raja, semoga Tuhan membantu-Nya, dan kepada rakyat Maroko, menggarisbawahi bahwa “tahun ini, kita merayakan 250 tahun sejarah Amerika dan persahabatan abadi dengan Maroko – ikatan yang ditempa dalam kepercayaan dan saling menghormati.”
Mengenai masalah Sahara Maroko, Presiden Amerika menegaskan kepada Yang Mulia Raja, semoga Tuhan melestarikan Dia, bahwa “Amerika Serikat tegas: kami mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara Barat dan mendukung proposal otonomi Maroko yang serius, kredibel, dan realistis sebagai satu-satunya dasar untuk solusi yang adil dan abadi.”
“Jalan lain apa pun memperpanjang status quo dan tidak dapat diterima… Perselisihan ini harus berakhir sekarang, dan Amerika Serikat akan terus mendorong ke arah tujuan itu,” bunyi Pesan itu.
Presiden Trump menegaskan bahwa “Kepemimpinan Bijak Yang Mulia adalah jangkar stabilitas. Komitmen teguh Maroko terhadap perdamaian, memerangi ekstremisme, dan menjaga keamanan Amerika dan Maroko, termasuk melalui peran vitalnya dalam Kesepakatan Abraham, mencerminkan kemitraan yang berharga bagi Amerika Serikat. Untuk tujuan ini, kami juga akan bekerja sama untuk mengamankan wilayah Sahel.”
Mengenai kemitraan ekonomi bilateral, Pesan Presiden Amerika menyatakan
“Visi Anda untuk pertumbuhan ekonomi membuka prospek baru kemakmuran bagi rakyat, dan ekonomi kita.
“Dalam hal ini, Presiden Trump membawa Perhatian Yang Mulia Raja, semoga Tuhan membantu Dia, bahwa “Saya telah mengarahkan pemerintahan saya untuk mendorong pembangunan ekonomi dan sosial dengan Maroko, termasuk di wilayah Sahara Barat.”
“Teknologi dan inovasi Amerika yang andal akan terus8 menjadi mitra (untuk Maroko) selama 250 tahun ke depan di semua sektor strategis, terutama energi, kecerdasan buatan, mineral penting, dan pertahanan.
“Bersama-sama, kita mengantarkan era baru, era yang mengutamakan kepentingan kedua bangsa kita, tutup Pesan.
Sumber: Robet patrolisergapnews.com
Editor: Ulyasari







