PATROLISERGAPNEWS.COM – JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu empat mata dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026), pukul 10.30 WIB.
Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan, pertemuan tersebut akan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral dan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU).
“Bapak Presiden akan menerima Presiden Mesir di Istana, dan akan ada serangkaian kegiatan, mulai dari pertemuan empat mata, pertemuan bilateral, dan penandatanganan nota kesepahaman terkait dengan masalah visa, kerja sama statistik, perikanan, dan juga rencana aksi untuk meningkatkan hubungan kerja sama strategis antara Indonesia dan Mesir,” kata Arrmanatha seperti dikutip dari ANTARA, Sabtu (10/10/2026).
Kerja sama yang akan dibahas mencakup bidang visa, statistik, dan perikanan. Kedua negara juga akan menyepakati rencana aksi untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Mesir.
Arrmanatha mengatakan, Al-Sisi dijadwalkan kembali ke Mesir pada Minggu sore setelah menyelesaikan seluruh agenda kunjungan kenegaraannya di Jakarta.
Kunjungan pada 10–11 Oktober 2026 ini merupakan lawatan pertama Al-Sisi ke Indonesia sejak 2015. Kunjungan tersebut juga menjadi balasan atas lawatan Prabowo ke Mesir pada 2024 dan 2025.
Indonesia menjadi negara terakhir dalam rangkaian lawatan Al-Sisi ke Asia. Sebelumnya, ia mengunjungi Korea Selatan pada 6–9 Oktober dan Malaysia pada 9–10 Oktober 2026.
Al-Sisi tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu sore. Pesawat kepresidenannya dikawal empat pesawat tempur Sukhoi Su-27/30 dan dua F-16 milik TNI Angkatan Udara saat memasuki wilayah udara Indonesia.
Hubungan Bilateral Indonesia dan Mesir
Hubungan Indonesia dan Mesir memiliki akar sejarah panjang. Mesir menjadi salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1947.
Hubungan kedua negara kemudian diperkuat pada April 2025, ketika Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Abdel Fattah al-Sisi menyepakati peningkatan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis.
Dalam kunjungan Prabowo ke Kairo pada April 2025, kedua negara menyatakan komitmen memperluas kerja sama di bidang politik, ekonomi, perdagangan, investasi, pertahanan, pendidikan, budaya, serta ketahanan pangan dan energi. Kedua negara juga melihat peluang peningkatan perdagangan dan investasi, termasuk di sektor pertanian, energi terbarukan, pupuk, dan ekonomi digital.
Kunjungan Al-Sisi ke Jakarta kali ini menjadi momentum untuk menindaklanjuti kemitraan tersebut melalui sejumlah kesepakatan baru, termasuk kerja sama visa, statistik, dan perikanan.
Robet patrolisergapnews.com






