Tak Cukup Panther, TNI AL Butuh Helikopter Berat Sekelas NH90

PATROLISERGAPNEWS.COM – Toulon – Armada helikopter AS565 MBe Panther milik penerbangan TNI AL dinilai belum cukup ideal untuk memaksimalkan kapabilitas peperangan antikapal selam di wilayah perairan Indonesia. Ukuran fisik helikopter tersebut menjadi penghalang utama untuk membawa sistem sonar canggih berukuran besar.

HANKAM
Tak Cukup Panther, TNI AL Butuh Helikopter Berat Sekelas NH90
indonesiadefense.comSejarah Militer
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:31 WIB
Helikopter
Helikopter peperangan antikapal selam NH90 dipamerkan dalam rangkaian tur Euronaval di Toulon, Prancis, Rabu (7/10). (Foto: Dok. GICAN / Benoit PREVOST)

Toulon, IDM – Armada helikopter AS565 MBe Panther milik penerbangan TNI AL dinilai belum cukup ideal untuk memaksimalkan kapabilitas peperangan antikapal selam di wilayah perairan Indonesia. Ukuran fisik helikopter tersebut menjadi penghalang utama untuk membawa sistem sonar canggih berukuran besar.

Keterbatasan itu diungkapkan oleh Penasihat Operasional Sistem Bawah Air dari Thales Group, Olivier Ageorges, saat ditemui di tur Euronaval, Toulon, Prancis, Rabu (7/10). Ia menyebut helikopter Panther bawaan TNI AL saat ini baru sebatas mengoperasikan perangkat pelacak suara lepasan atau sonobuoy.

“Kami sudah berdiskusi cukup lama dengan Indonesia soal kemampuan sonar celup FLASH. Karakter laut Anda sangat luas, gabungan antara selat, laut dangkal, sampai laut dalam, jadi penanganannya tidak bisa disamakan,” ujar Olivier kepada Indonesia Defense Magazine.

Olivier menceritakan, Indonesia sebenarnya sudah memborong paket peperangan antikapal selam udara pada tahun lalu. Namun, ruang angkut helikopter Panther yang terbatas membuat TNI AL belum bisa memasang sonar celup (dipping sonar) kelas berat seperti FLASH (Folding Light Acoustic System for Helicopters).

“Negara Anda sudah mengadopsi paket antikapal selam udara pertama tahun lalu, tapi bukan pakai FLASH, melainkan sonobuoy. Perangkat itu yang terpasang di helikopter Panther Anda sekarang,” kata Olivier.

Untuk menjangkau keberadaan kapal selam di celah-celah selat strategis, TNI AL butuh armada udara berspesifikasi lebih tinggi. Pengoperasian sonar celup FLASH menuntut platform helikopter kelas sedang hingga berat.

“Supaya bisa mengoperasikan sonar FLASH, mereka butuh helikopter yang lebih besar sekelas NH90. Ini bisa jadi opsi tambahan buat menjawab kebutuhan operasional di sana,” tutur Olivier.

Kebutuhan akan helikopter peperangan antikapal selam kelas berat ini beririsan dengan peninjauan alutsista yang gencar dilakukan jajaran pimpinan TNI AL ke Eropa. Saat melawat ke Italia hingga ajang Paris Air Show, delegasi Angkatan Laut sempat membedah spesifikasi helikopter NH90 NFH (NATO Frigate Helicopter) yang dilengkapi sonar celup FLASH Mk1, torpedo MU90, serta rudal antikapal Marte ER.

Langkah tersebut makin diperkuat lewat kerja sama pelatihan penerbang antara Indonesia dan Prancis di bidang pengawasan maritim (maritime surveillance) dan peperangan bawah laut.

Di sisi lain, dalam paparan teknologi sonar Thales di Toulon, Prancis, Jumat (9/10), Thales membeberkan ekosistem pelacak bawah air berbasis penggabungan data (data-fusion) Bluetracker. Sistem ini memadukan sonar kapal permukaan, sonar celup helikopter, hingga pelampung SonoFlash yang menggabungkan mode aktif-pasif sekaligus untuk meminimalkan alarm palsu saat mendeteksi kapal selam siluman di perairan kompleks.

Robet patrolisergapnews.com

Share Berita:

Related Posts

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Keputusan pemerintah untuk memberhentikan Madiha Khayr dari jabatannya sebagai Menteri Muda yang membidangi Pelatihan Profesional dan Kualifikasi merefleksikan komitmen mendasar untuk menuntaskan proses pembentukan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berlandaskan konstitusi.

Share Berita:

Lanjutkan
Presiden Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino dan Ketahanan Pangan

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

Presiden Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino dan Ketahanan Pangan

Presiden Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino dan Ketahanan Pangan

Polres Bojonegoro Gelar Audiensi dengan SPBU, Perkuat Pengawasan Distribusi BBM

Polres Bojonegoro Gelar Audiensi dengan SPBU, Perkuat Pengawasan Distribusi BBM