Proyek Penanganan Longsoran Kalimati Diduga Abaikan Standar K3, Pekerja Terpantau Tanpa Alat Pengaman

PATROLISERGAPNEWS.COM – Boyolali – Proyek Penanganan Longsoran Kalimati (Kalitlawah–Pilangrejo) yang dikerjakan di wilayah Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, menjadi sorotan setelah sejumlah pekerja di lokasi proyek diduga tidak menggunakan perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat bekerja.

Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV. Dhiwangkara Yasa ini memiliki nilai anggaran Rp 756.160.000 dengan masa pengerjaan 120 hari kalender, terhitung mulai 26 Agustus 2025 hingga 23 Desember 2025. Proyek tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Boyolali.

Namun di lapangan, warga mengeluhkan minimnya penerapan standar keselamatan. Sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan perlengkapan K3 seperti helm keselamatan, rompi reflektif, sepatu pelindung, maupun sarung tangan. Padahal, proyek penanganan longsoran memiliki risiko tinggi, mengingat medan pekerjaan berada di area rawan pergerakan tanah dan alat berat.

Beberapa warga setempat menyampaikan kekhawatiran mereka. Selain membahayakan keselamatan pekerja, kelalaian penerapan K3 juga dikhawatirkan dapat memicu insiden yang merugikan banyak pihak, terutama pada proyek yang menggunakan anggaran besar serta melibatkan mobilisasi alat berat.

Dalam ketentuan nasional, penerapan K3 diatur dalam UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta diperkuat oleh regulasi PUPR mengenai keselamatan konstruksi. Pihak kontraktor berkewajiban menyediakan, mengawasi, dan memastikan penggunaan seluruh perlengkapan keselamatan di lapangan.

Masyarakat berharap pihak pengawas dari dinas terkait segera turun memeriksa kondisi lapangan dan menindaklanjuti dugaan kelalaian tersebut. Mereka menilai keselamatan pekerja tidak boleh diabaikan, terlebih proyek ini menelan biaya ratusan juta rupiah dan berhubungan langsung dengan mitigasi bencana di wilayah Juwangi.

Jika penerapan K3 tidak diperketat, dikhawatirkan proyek ini bukan hanya melanggar standar keselamatan, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas pekerjaan serta menimbulkan risiko kecelakaan kerja.

(kaperwil)

Share Berita:

Related Posts

Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai transparansi pelayanan, mekanisme pembatalan laporan, pengawasan internal, dan tanggung jawab manajemen terhadap hak-hak pelanggan.

Share Berita:

Lanjutkan
Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

Selain itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memiliki kewajiban hukum untuk melakukan tindakan preventif demi melindungi warga dari ancaman bencana alam.

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

Sorotan Tajam Sejumlah Pengaduan Pelangan PLN ULP MARISA Berstatus Dibatalkan, Manajemen Dituntut Buka Suara dan Bertanggung Jawap

Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

Tanggul Paya Laot Peudada Kritis Akibat Erosi, Pemkab Bireuen Didesak Lakukan Penanganan Darurat

Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa