PATROLISERGAPNEWS.COM – BIREUEN – Terkait aduan yang disampaikan sejumlah warga saat bertemu Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen pada Kamis (6/8/2026), Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Bupati Ir. H. Mukhlis, S.T. menyampaikan penjelasan yang terperinci, transparan, dan berbasis data riil mengenai progres penyaluran bantuan bagi penyintas bencana banjir besar yang melanda wilayah ini pada 26–27 November 2025 silam.
Bupati Mukhlis mengawali pernyataannya dengan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan Wakil Presiden ke Bireuen, yang mana dalam kunjungan tersebut beliau turut meninjau sejumlah titik vital seperti pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kutablang serta revitalisasi UPTD SDN 7 Jangka.
“Kami sangat menghargai keberanian warga menyampaikan aspirasinya langsung kepada Bapak Wakil Presiden. Hal ini justru menjadi masukan berharga bagi kami sekaligus memastikan bahwa Bapak Wakil Presiden mendapatkan gambaran utuh mengenai proses penanganan bencana yang kami lakukan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Bupati Mukhlis.
HASIL VERIFIKASI DAN TAHAPAN PENYALURAN
Berdasarkan data resmi yang diverifikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dari 6.000 Kepala Keluarga (KK) yang masuk verifikasi tahap pertama, sebanyak 4.697 KK dinyatakan lulus, sedangkan 1.313 KK dinyatakan belum padan dengan data kependudukan (Disdukcapil). Ditambah lagi 703 KK yang masuk kategori relokasi, data ini kini telah dikirim kembali ke BNPB untuk penyelesaian lanjutan.
Khusus untuk Dana Stimulan Perumahan (DTH):
– Dari 3.626 KK yang diusulkan, 2.646 KK telah disetujui BNPB dan dibuatkan rekening.
– Sebanyak 2.422 KK telah menerima pencairan, sedangkan 544 KK sisanya datanya sedang diproses lanjut di tingkat pusat.
– Rincian bantuan perbaikan rumah:
– Rusak Ringan: 2.954 KK, @Rp15 Juta. Dana sudah ditransfer seluruhnya, realisasi pembangunan telah mencapai 1.460 unit.
– Rusak Sedang: 1.393 KK, @Rp30 Juta. Dana sudah ditransfer seluruhnya, realisasi pembangunan telah mencapai 552 unit.
– Rusak Berat & Relokasi: Sebanyak 408 unit rumah sedang dibangun oleh berbagai pihak, mulai dari kontraktor, lembaga kemanusiaan, hingga Tanggung Jawab Sosial (CSR) perusahaan, dengan progres pembangunan yang beragam dan terus dimonitor ketat.
BANTUAN KEBUTUHAN HIDUP DAN EKONOMI
Melalui Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, disampaikan bahwa:
– Sebanyak 4.859 KK telah menerima bantuan Jatah Hidup, Stimulan Ekonomi, dan Dana Perabotan pada tahap pertama.
– Tersisa 84 KK dalam proses penyelesaian administrasi dan 703 KK kategori relokasi yang sedang menunggu proses dari Kementerian Sosial RI.
– Santunan kematian telah disalurkan kepada 45 ahli waris pada tahap pertama dan 13 ahli waris pada tahap kedua, serta 19 korban luka berat juga telah mendapatkan haknya.
UPAYA PERJUANGAN DAN TINDAK LANJUT
Bupati Mukhlis menegaskan bahwa Pemkab Bireuen tidak pernah berdiam diri. Pada 17 Juni 2026 lalu, beliau telah mengutus Plt. Kepala Dinas Sosial untuk menemui jajaran Direktorat Perlindungan Korban Bencana di Jakarta guna mempercepat proses administrasi.
Sementara itu, untuk verifikasi tahap kedua yang mencatat angka awal sekitar 26 ribu KK, setelah dilakukan pembersihan data dan pemadanan dengan Disdukcapil tersisa 20.593 KK yang saat ini sedang ditinjau oleh Inspektorat Kabupaten Bireuen sebelum dilaporkan ke pusat.
“Kami tegaskan dengan tegas: tidak ada niat sedikitpun untuk menelantarkan atau mempermainkan hak penyintas. Seluruh proses ini mengikuti alur dan prosedur yang ditetapkan pemerintah pusat. Tugas kami di daerah adalah memastikan data akurat dan memperjuangkan agar hak warga segera terpenuhi. Verifikasi, review, dan pencairan dilakukan secara berjenjang oleh lembaga berwenang di tingkat pusat,” jelas Bupati.
Pemerintah Kabupaten Bireuen juga membuka layanan pengaduan aktif di setiap hari kerja melalui Sentra Layanan Terpadu bagi warga yang mengalami kendala atau membutuhkan informasi lebih lanjut. Seluruh bantuan disalurkan langsung ke rekening penyintas atau ahli waris melalui bank maupun kantor pos guna menjamin akuntabilitas.
“Kami memohon kesabaran dan kepercayaan seluruh warga. Bersama-sama dengan Bapak Wakil Presiden dan pemerintah pusat, kami pastikan hak seluruh warga yang memenuhi syarat akan kami perjuangkan sampai tuntas demi kebangkitan Bireuen yang lebih baik,” pungkas Bupati Mukhlis dengan penuh komitmen.
Robet: patrolisergapnews.com








