Ungkap Jaringan Narkoba Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Sita 292,93 Gram Sabu dan Tangkap Dua Pelaku

PATROLISERGAPNEWS.COM – Jun 22, 2026 – Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika Kali ini, petugas berhasil mengungkap jaringan peredaran sabu di Surabaya dengan menangkap dua orang tersangka serta menyita barang bukti sabu seberat 292,93 gram. Petugas menangkap dua tersangka berinisial ASDP (22) dan CWH (33) di sebuah warung makan di kawasan Jalan Kenjeran, Surabaya, pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan terhadap jaringan pengedar narkotika yang masih beroperasi di Kota Surabaya. Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Putrawan menjelaskan, tersangka ASDP mengakui kepemilikan seluruh barang bukti sabu yang diamankan polisi. Ia memperoleh sabu tersebut dari seorang pemasok berinisial R yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Tersangka membeli tiga paket sabu dengan total berat sekitar 292,93 gram seharga Rp45 juta per 100 gram. Selanjutnya, barang tersebut dijual kembali kepada pemesan dengan harga Rp55 juta per 100 gram,” ujar AKP Adik Putrawan, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, tersangka memperoleh keuntungan sekitar Rp10 juta dari setiap 100 gram sabu yang berhasil dipasarkan.
Penyidik juga mengungkap bahwa transaksi pembelian sabu dilakukan berdasarkan pesanan seorang calon pembeli berinisial M yang saat ini juga berstatus DPO.
Hasil pemeriksaan menunjukkan ASDP telah menjalankan bisnis peredaran narkotika sebanyak tiga kali sejak Mei 2026. Aktivitas tersebut merupakan kelanjutan dari jaringan yang sebelumnya dijalankan oleh suaminya, yang kini sedang menjalani hukuman penjara dalam perkara narkotika.
Selama menjalankan bisnis ilegal tersebut, tersangka mengaku telah meraup keuntungan sekitar Rp100 juta. Sementara itu, tersangka CWH berperan membantu proses transaksi jual beli sabu. Sebagai imbalannya, ia menerima upah sebesar Rp500 ribu setiap kali membantu transaksi.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita tiga plastik besar berisi sabu dengan berat bruto 292,93 gram yang disimpan di dalam wadah plastik bening sebagai barang bukti.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak menegaskan akan terus memburu para pelaku lain yang masih buron, termasuk pemasok berinisial R dan pemesan berinisial M, guna memutus mata rantai peredaran narkotika di Surabaya.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Penyidik juga menerapkan ketentuan Pasal 609 ayat (2) huruf a juncto Pasal 612 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana telah disesuaikan melalui Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Robet: patrolisergapnews.com

Share Berita:

Related Posts

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan

Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kolaborasi antara Ditressiber Polda Jatim dengan Imigrasi Jawa Timur dan Polresta Sidoarjo.

Share Berita:

Lanjutkan
Tim Resmob Polresta Surakarta Ringkus Dua Residivis Pelaku Pencurian dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Kedua pelaku yang berhasil diamankan masing-masing berinisial NH (57) dan H (49), yang diketahui merupakan residivis kasus pencurian. Keduanya

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan

Ungkap Jaringan Narkoba Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Sita 292,93 Gram Sabu dan Tangkap Dua Pelaku

Ungkap Jaringan Narkoba Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Sita 292,93 Gram Sabu dan Tangkap Dua Pelaku

Personel Jajaran Kodim 0808/Blitar Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan Semester I

Personel Jajaran Kodim 0808/Blitar Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan Semester I

Membedah Anatomi Kriminalisasi Larshen Yunus: Menguji Kedigdayaan Hukum atas Sandiwara Penguasa Pekanbaru

Membedah Anatomi Kriminalisasi Larshen Yunus: Menguji Kedigdayaan Hukum atas Sandiwara Penguasa Pekanbaru

Biadab! Pengacara Erles Rareral Kecam Penyekapan Wanita 3 Tahun di Bandung

Biadab! Pengacara Erles Rareral Kecam Penyekapan Wanita 3 Tahun di Bandung

Kebenaran yang Dibungkam: Erles Rareral Ingatkan Bahwa Fakta Tak Bisa Dihapus Zaman

Kebenaran yang Dibungkam: Erles Rareral Ingatkan Bahwa Fakta Tak Bisa Dihapus Zaman