Kaperwil Aceh Tgk Ricki Desak Pemerintah Pusat Cabut Institusi POLHUT: “Tidak Berfungsi, Hutan Aceh Terus Dirambah”

PATROLISERGAPNEWS.COM – JAYA – Kepala Perwakilan (Kaperwil) Aceh Media Patrolisergapnews Tengku Ricki, kembali mendesak pemerintah pusat untuk mencabut atau membubarkan institusi Polisi Kehutanan (POLHUT) di Aceh. Ia menilai lembaga tersebut gagal menjalankan mandat pengawasan, sementara perambahan hutan terjadi secara masif di berbagai daerah, termasuk Pidie Jaya dan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Menurut Tgk Ricki, POLHUT seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga kawasan hutan. Namun kenyataan di lapangan memperlihatkan lonjakan aktivitas ilegal seperti penebangan liar, pembukaan lahan tanpa izin, dan pencerobohan kawasan lindung yang terus terjadi tanpa pengawasan berarti.

“Selama ini POLHUT ditugaskan menjaga hutan Aceh. Tetapi yang kita lihat justru pembalakan liar merajalela. Artinya fungsi lembaga ini tidak berjalan sesuai amanat UU Kehutanan,” tegasnya.

Pidie Jaya dan Peudada Jadi Bukti Kerusakan Semakin Parah

Dalam beberapa pekan terakhir, Aceh dilanda banjir besar. Di Pidie Jaya, air bahkan membawa kayu-kayu hasil potongan yang menghantam rumah warga. Sementara di Peudada Bireuen, luapan air juga membawa material kayu dari daerah hulu-sebuah indikasi kuat terjadinya pembalakan liar di kawasan tersebut.

Di Krueng Meureudu, Kecamatan Meureudu, sungai dipenuhi kayu-kayu yang sudah terpotong rapi. Kondisi serupa juga dilaporkan warga di wilayah Peudada, di mana aliran sungai membawa batang kayu berukuran besar pascahujan deras.

“Kayu hanyut sebanyak itu tidak mungkin tanpa ada aktivitas ilegal di hulu. Ini bukti nyata bahwa pengawasan POLHUT tidak berjalan. Masyarakat jadi korban, rumah rusak, banjir makin parah,” ujar Tgk Ricki.

Pertanyakan Wewenang dan Tanggung Jawab POLHUT

Ia menegaskan bahwa seluruh kawasan hutan di Aceh berada di bawah tanggung jawab Kementerian Kehutanan dan POLHUT. Kerusakan yang terus terjadi menunjukkan kelalaian dalam menjalankan wewenang tersebut.

“Jika POLHUT tidak mampu menjalankan tugas, lebih baik dievaluasi total atau dicabut saja institusinya. Keselamatan rakyat lebih penting daripada mempertahankan lembaga yang tidak berfungsi,” tambahnya.

Seruan Tegas untuk Pemerintah Pusat

Tgk Ricki meminta pemerintah pusat untuk segera mengambil sikap tegas dan melakukan penanganan serius terhadap kerusakan hutan Aceh. Ia menegaskan bahwa seluruh masyarakat Aceh berharap adanya langkah konkret sebelum bencana semakin besar.

“Ini soal masa depan rakyat Aceh. Pemerintah harus mempertimbangkan ulang keberadaan POLHUT demi menjaga hutan, lingkungan, dan keselamatan generasi Aceh ke depan,” pungkasnya.

#patrolisergapnews.com
Robet

Share Berita:

Related Posts

Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Kebudayaan sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo mengenai usulan yang berasal dari berbagai kementerian/lembaga serta masyarakat.

Share Berita:

Lanjutkan
Sikapi Statemen Ketua DPRD Terkait Lelang. Ketua LSM Tamperak Jateng Bersuara ” DPRD Jangan Jadi Penghalang Suara Rakyat’ .

Sumakmun menyayangkan sikap DPRD yang dalam pemberitaan menyebut keterangan Barjas dan DPUPR sudah sesuai regulasi tanpa melakukan klarifikasi terlebih dulu.

Share Berita:

Lanjutkan

Tinggalkan Balasan

Anda Melewatkan

Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

Tim Terpadu Katingan Hilir Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin

Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

Presiden Prabowo Terima Menteri Kebudayaan Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

Dihad4ng Ketid4kpastian Hukum: Ketum PPWI Siaran Langsung B0ngkar Temuan di Polda Sumsel

458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

458 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Hafizh Al-Qur’an Bireuen 2026 Selama Empat Hari

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 Miliar

Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 Miliar