Pimpin Apel Pagi, Karutan Boyolali Tekankan Integritas dan Warning Keras Praktik Judi Online

PATROLISERGAPNEWS.COM – BOYOLALI – Mengawali pelaksanaan tugas di bulan suci Ramadhan pagi ini, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali, Ervan Bahrudhin Mulyanto, A.Md.IP.,SH.,M.H., memimpin apel pagi yang digelar di halaman depan Kantor Rutan Boyolali, Senin (02/03).Apel tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural, di antaranya Kepala Subsi Pelayanan Tahanan, Kepala Subsi Pengelolaan, dan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan. Selain itu, hadir juga Kepala Regu Pengamanan pagi, staf pegawai, serta para pekerja magang dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Dalam amanatnya, Karutan menyampaikan sejumlah poin penting, diantaranya evaluasi pelaksanaan apel dan evaluasi kinerja jajaran. Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme, terutama dalam menjalankan tugas.

Selain itu, karutan Boyolali Ervan juga mengingatkan seluruh jajaran mengenai bahaya judi online (judol). Ia menegaskan bahwa praktik tersebut merupakan perbuatan buruk karena berpotensi menjerumuskan pada berbagai perilaku negatif.

“Judi online dapat mengarah pada dampak buruk seperti keterlibatan pinjaman online hingga potensi tindak kriminal. Oleh karena itu, saya tegaskan haram bagi kita pegawai Rutan Boyolali untuk terlibat dalam judol,” tegasnya.

Menutup arahannya, Karutan mengajak seluruh jajaran, termasuk para pekerja magang dari Kementerian Ketenagakerjaan, untuk senantiasa menjaga perilaku dan integritas. Ia berpesan agar seluruh pegawai tidak mudah tergiur praktik judi online dan tetap berkomitmen menjalankan tugas secara profesional dan berakhlak baik.

Chatra Investigasi : patrolisergapnews.com

Share Berita:
  • Related Posts

    Erles Rareral S.,H M.,H Desak Kajati NTT Basmi Koruptor

    Pengacara Kondang, Erles Rareral, S.H., M.H., melontarkan pernyataan keras kepada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT).

    Share Berita:

    Lanjutkan
    Darurat bencana jadi ruang korupsi akibat 4 celah penyelewengan ini

    KPK menyita barang bukti sekitar Rp5,47 miliar berupa uang tunai, valuta asing, emas dan aset kripto terkait kasus tersebut dengan tersangka Bima Setiawan selaku adik sekaligus tenaga ahli mantan Kepala BNPB Suharyanto, Gabriel Purwaka Sigit, Richard Erlangga selaku tenaga ahli Kepala BNPB dan pihak swasta yakni Direktur PT Trans Lintas Selaras Gery Prasetiawan dan Syifa Nrika Ghifarin.

    Share Berita:

    Lanjutkan

    Tinggalkan Balasan

    Anda Melewatkan

    Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

    Rektor UIA Nazaruddin Tegaskan Integritas di Era AI, 227 Wisudawan Resmi Dikukuhkan.

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

    Tim Investigasi Patrolisergapnews.com Aksi Humanis TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Atasi Mobil Mogok di Simpang Karang Delanggu

    Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

    Penuh Khidmat! SD Negeri 8 Peusangan Selatan Peringati Maulid Nabi 1448 H, Tanamkan Akhlak Mulia kepada Siswa

    Presiden Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino dan Ketahanan Pangan

    Presiden Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino dan Ketahanan Pangan

    Polres Bojonegoro Gelar Audiensi dengan SPBU, Perkuat Pengawasan Distribusi BBM

    Polres Bojonegoro Gelar Audiensi dengan SPBU, Perkuat Pengawasan Distribusi BBM